Ekonomi

Pembangunan Smelter PT Freeport Indonesia di Gresik Serap 40 Ribu Tenaga Kerja

Selasa, 12 Oktober 2021 - 14:06
Pembangunan Smelter PT Freeport Indonesia di Gresik Serap 40 Ribu Tenaga Kerja Presiden Jokowi saat melihat progres pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di KEK Gresik (Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden)

TIMES BANYUWANGI, GRESIK – Pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus Gresik diresmikan Presiden Jokowi. Pembangunan itu ditarget menyerap 40 ribu tenaga kerja. Hingga saat ini, kemajuan pembangunan smelter mencapai 8 persen.

Smelter tersebut dibangun di lahan 100 hektare dengan nilai investasi mencapai 42 triliun rupiah. Smelter ini akan menjadi smelter single line terbesar di dunia dengan kapasitas desain 1,7 juta ton konsentrat per tahun. 

Dalam sambutannya yang disiarkan secara langsung di YouTube Sekretariat Presiden, Presiden Joko Widodo menyatakan pembangunan smelter di dalam negeri akan memperkuat hilirisasi industri. 

“Saya berharap kehadiran PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus Gresik akan mejadi daya tarik bagi industri lain, khususnya industri turunan tembaga untuk ikut berinvestasi," katanya Selasa (12/10/2021).

Smelter PT Freeport Indonesia 2

Kepala negara mengungkapkan, kehadiran smelter ini diharapkan menjadi daya tarik tersendiri agar para investor bisa berinvestasi di KEK Gresik sehingga berdampak terhadap iklim investasi nasional yang semakin bagus.

"Kita dukung kepastian usaha, SDM sesuai kebutuhan industri nanti pemerintah provinsi dan kabupaten juga mendukung agar KEK Gresik maju. Indonesia jadi tujuan investasi," tambahnya 

Jokowi menambahkan pemerintah akan terus memberikan dukungan penuh agar iklim investasi kita lebih baik. Peresmian groundbreaking ini menegaskan komitmen PTFI untuk membangun smelter, sesuai dengan kesepakatan divestasi tahun 2018. 

“Kewajiban pembangunan smelter tertuang dalam Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PTFI yang menjadi bagian tak terpisahkan dari izin keberlanjutan operasi PTFI hingga 2041,” ujar Tony Wenas, Presiden Direktur PTFI.

Konsentrat tembaga yang dipasok ke smelter ini berasal dari tambang bawah tanah terbesar di dunia yang dikelola PTFI, dimana 98% karyawannya adalah putra putri terbaik bangsa yang berasal dari berbagai suku dan daerah, baik di Papua dan daerah lainnya di Indonesia.

Tony mengungkapkan bahwa di tengah berbagai tantangan pandemi Covid-19, PTFI terus melakukan penyesuaian dan memastikan pembangunan tetap berjalan dengan tetap mengedepankan kesehatan dan keselamatan seluruh tenaga kerja serta masyarakat di sekitar area kerja.

Pada tahap ini akan membuka lapangan pekerjaan bagi setidaknya 40.000 tenaga kerja (secara kumulatif) yang direkrut melalui perusahaan kontraktor. PTFI akan mendorong perusahaan kontraktor agar memaksimalkan perekrutan masyarakat lokal untuk mengisi bidang pekerjaan tertentu. 

Selain Presiden RI Jokowi, acara groundbreaking smelter PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus Gresik ini juga dihadiri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. (*)

 

Pewarta : Akmalul Azmi
Editor : Faizal R Arief
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Banyuwangi just now

Welcome to TIMES Banyuwangi

TIMES Banyuwangi is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.