TIMES BANYUWANGI – Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (GM FKPPI) PC-1325 Banyuwangi menyatakan sikap tegas mendukung Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia.
Dukungan tersebut dinilai sebagai langkah konstitusional sekaligus strategis untuk menjaga independensi, integritas, dan profesionalisme Polri sebagai institusi penegak hukum yang berdiri di atas kepentingan negara dan rakyat.
Ketua GM FKPPI PC-1325 Banyuwangi, KH Ir Achmad Wahyudi, S.H., M.H., menegaskan bahwa posisi Polri di bawah Presiden merupakan desain ketatanegaraan yang telah tepat dan sejalan dengan prinsip negara hukum demokratis.
“Kedudukan Polri langsung di bawah Presiden memiliki landasan konstitusional yang kuat dan bersifat strategis untuk menjaga integritas, independensi, serta profesionalitas Polri sebagai institusi penegak hukum negara,” kata Ir Wahyudi, Jumat (30/1/2026).
Menurut Ir Wahyudi, penempatan Polri di bawah Presiden justru menjadi benteng penting agar institusi kepolisian tidak terjebak dalam kepentingan politik praktis maupun tekanan kelompok tertentu. Dengan demikian, Polri dapat bekerja secara netral dan objektif dalam menegakkan hukum.
“Dalam negara hukum yang demokratis, aparat penegak hukum harus berdiri sebagai alat negara, bukan alat kekuasaan. Polri harus bekerja semata-mata demi hukum, keadilan, dan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Lebih lanjut, GM FKPPI PC-1325 Banyuwangi menilai bahwa upaya menjaga profesionalisme Polri tidak hanya dilakukan melalui dukungan moral, tetapi juga melalui kontrol dan kritik yang konstruktif yang diperlukan agar institusi kepolisian terus berbenah dan semakin dipercaya masyarakat.
Organisasi ini juga mendorong Polri untuk terus memperkuat integritas internal, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta membangun sistem pengawasan yang efektif, transparan, dan akuntabel.
“Dukungan terhadap Polri harus disertai dengan kontrol dan kritik yang membangun, agar Polri tetap profesional, berintegritas, dan independen dalam menjalankan tugasnya,” tutur Ir Wahyudi.
Organisasi dengan ciri khas seragam doreng berwarna cokelat itu optimistis, dengan penguatan posisi Polri di bawah Presiden serta reformasi internal yang berkelanjutan, institusi kepolisian akan semakin optimal dalam menjalankan perannya sebagai penjaga keamanan, penegak hukum, serta pelindung dan pengayong masyarakat.
“GM FKPPI Banyuwangi optimis Polri akan semakin solid dalam mengawal supremasi hukum dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutup Ir Wahyudi. (*)
| Pewarta | : Muhamad Ikromil Aufa |
| Editor | : Ferry Agusta Satrio |