TIMES BANYUWANGI, BANYUWANGI – Ketua Pengurus Daerah (PD) XIII Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI-Polri (GM FKPPI) Jawa Timur, Ir. R. Agoes Soerjanto, M.T, menyatakan optimisme terhadap kepemimpinan Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, yang dinilai mampu menjaga Banyuwangi tetap aman dan kondusif.
Pernyataan tersebut, disampaikan Agoes saat menghadiri acara bertajuk 'Campur Sari Campur Ngaji Kanggo Nelesi Ati Bersama Kapolresta Banyuwangi', yang diinisiasi okeh Ketua PC 1325 GM FKPPI Banyuwangi, KH. Ir. Ahmad Wahyudi, S.H., M.H., di Aula Sidqi Ponpes Adz-Dzikra, Banyuwangi, Sabtu (17/1/2026).
Kegiatan yang memadukan nuansa religi, budaya, dan kebangsaan itu dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Bupati Banyuwangi Ir. H. Mujiono, pengurus dan anggota PC 1325 GM FKPPI Banyuwangi, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan organisasi mahasiswa.
Menurut Agoes, Gus Rofiq, sapaan kondang Kombes Pol Rofiq, merupakan sosok pemimpin yang tidak hanya tegas, tetapi juga humanis dan terbuka terhadap sinergi dengan berbagai elemen masyarakat. Hal itu dinilai menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan di daerah yang dikenal dengan keberagaman budaya dan sosial seperti Banyuwangi.
"Kami sangat optimistis, kepemimpinan Kombes Pol Rofiq mampu membawa Banyuwangi semakin aman, damai, dan kondusif. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, serta organisasi kemasyarakatan menjadi kunci utama," kata Agoes, Sabtu (17/1/2026).
Agoes menegaskan, GM FKPPI sebagai organisasi yang lahir dari semangat kebangsaan dan nasionalisme siap menjadi mitra strategis Polri dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya melalui pendekatan persuasif dan edukatif kepada masyarakat.
"Keterlibatan aktif seluruh elemen, termasuk organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan, sangat penting untuk menjaga stabilitas daerah serta memperkuat persatuan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang," tegasnya.
Agoes berharap, sinergi yang telah terbangun antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat, sehingga kondusivitas Bumi Blambangan tetap terjaga dan menjadi fondasi kuat bagi keberlanjutan pembangunan serta kehidupan sosial yang aman dan harmonis. (*)
| Pewarta | : Muhamad Ikromil Aufa |
| Editor | : Wahyu Nurdiyanto |