TIMES BANYUWANGI, BONDOWOSO – Hujan deras menyebabkan debit air di sungai Desa Besuk, Kecamatan Klabang, Kabupaten Bondowoso meninggi dan alirannya sangat deras sehingga menyebabkan banjir, Sabtu (4/12/2021). Air meluap dan menyebabkan jembatan penghubung dua dusun di desa tersebut ambruk di salah satu ujungnya.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso, Dadan Kurniawan mengatakan, bahwa berdasarkan laporan warga banjir terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.
Menurutnya, akibat banjir tersebut jembatan penghubung Dusun Cermee dan Labes Desa Besuk, Kecamatan Klabang ambruk dan akses warga terputus.
"Jembatan dengan jalan utama Desa Besuk mengalami kerusakan sehingga tidak bisa dilewati," paparnya.
Menurutnya, akses jalan dusun yang menjadi alternatif juga rusak dikarenakan derasnya arus sungai dan mengakibatkan tanah di jalan terkikis sehingga tidak bisa dilewati.
"Sehingga warga dari Dusun Cermee ke Dusun Labes, begitu sebaliknya tak punya akses. Warga yang terisolir 90 KK di Dusun Cermee," paparnya.
Kerugian materil akibat banjir tersebut, jembatan penghubung Dusun Cermee dan Labes dengan jalan utama Desa Besuk, Bondowoso mengalami kerusakan, sehingga tidak bisa dilewati. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Jembatan Penghubung di Desa Besuk Klabang Bondowoso Ambruk, Satu Dusun Terisolir
Pewarta | : Moh Bahri |
Editor | : Deasy Mayasari |