https://banyuwangi.times.co.id/
Berita

Anggaran Ngepas, Pemkab Banyuwangi Tetap Gaspol Bangun Infrastruktur Jalan

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:30
Anggaran Ngepas, Pemkab Banyuwangi Tetap Gaspol Bangun Infrastruktur Jalan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat jumpa pers. (FOTO: Ikromil Aufa/TIMES Indonesia)

TIMES BANYUWANGI, BANYUWANGI – Di tengah keterbatasan anggaran daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi tetap tancap gas melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan.

Upaya tersebut, dilakukan karena jalan dinilai bukan sekadar sarana fisik, melainkan urat nadi penggerak ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengungkapkan bahwa total panjang jalan kabupaten di Banyuwangi mencapai sekitar 2.417 kilometer.

Dari jumlah tersebut, 77 persen di antaranya saat ini berada dalam kondisi mantap. Meski demikian, capaian tersebut mengalami sedikit penurunan dibanding tahun sebelumnya.

“Penurunan ini tidak lepas dari dampak bencana alam dan cuaca ekstrem yang menyebabkan sejumlah ruas jalan rusak dan berlubang,” kata Ipuk, Rabu (28/1/2026).

Ipuk menjelaskan, hingga kini masih terdapat sekitar 22,95 persen atau kurang lebih 554 kilometer jalan yang kondisinya perlu mendapat penanganan lebih lanjut. Karena itu, pembangunan infrastruktur fisik, khususnya jalan, tetap menjadi salah satu prioritas Pemkab Banyuwangi.

Fokus pembangunan bakal diarahkan pada jalan-jalan akses menuju pusat-pusat ekonomi dan pelayanan publik, dengan mempertimbangkan skala prioritas.

Menurut orang nomor wahid di Banyuwangi itu, pembangunan jalan harus beririsan langsung dengan peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Jalan bukan hanya soal beton atau aspal. Jalan harus menjadi penghubung yang memperkuat ekonomi daerah, memperlancar mobilitas warga, dan membuka akses yang lebih luas terhadap pendidikan dan kesehatan,” tegasnya.

Ipuk juga memastikan, sejumlah ruas jalan penghubung antar-kecamatan yang belum tertangani pada tahun 2025 akan mulai dikerjakan pada tahun 2026. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah dan mempercepat perputaran ekonomi lokal.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemkab Banyuwangi tetap bersyukur karena sepanjang tahun 2025 masih mampu melakukan penanganan jalan lebih dari 600 kilometer.

Penanganan tersebut dilakukan melalui berbagai skema, mulai dari perkerasan hotmix, beton, paving, pembangunan jalan baru, pemeliharaan, rekonstruksi, hingga pemeliharaan rutin oleh Satgas Jalan Berubah.

Meski demikian, bupati perempuan itu mengakui belum semua ruas jalan bisa tertangani secara menyeluruh. Keterbatasan anggaran daerah mengharuskan pemerintah membagi porsi pembiayaan dengan sektor lain seperti pendidikan, kesehatan, dan program peningkatan ekonomi masyarakat.

Untuk itu, istri mantan Menpan-RB RI, Abdullah Azwar Anas, tersebut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kondisi jalan yang masih belum sepenuhnya tertangani.

“Insya Allah, perbaikan jalan akan kita lakukan secara bertahap, sesuai dengan kemampuan anggaran yang dimiliki pemerintah daerah,” tutup Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. (*)

Pewarta : Muhamad Ikromil Aufa
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Banyuwangi just now

Welcome to TIMES Banyuwangi

TIMES Banyuwangi is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.