Banyuwangi Attraction 2026 Siapkan 86 Event Sepanjang Tahun
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memperkenalkan wajah baru kalender event tahunan bertajuk Banyuwangi Attraction 2026. Sebanyak 86 event dipersiapkan sepanjang tahun.
BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi resmi memperkenalkan wajah baru kalender event tahunannya. Bertajuk Banyuwangi Attraction 2026, sebanyak 86 event dipersiapkan sepanjang tahun dengan semangat besar: Feel the Experience.
Banyuwangi Attraction 2026 yang diluncurkan pada Kamis (19/2/2026) di kawasan Pantai Boom Marina, merupakan wajah baru dari rangkaian event tahunan yang selama ini dikenal sebagai Banyuwangi Festival (B-Fest).
“Dulu kita menyebutnya adalah Banyuwangi Festival. Tetapi sekarang kita akan transformasi Banyuwangi Festival menjadi Banyuwangi Attraction,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.
Tahun 2026, sebanyak 86 event telah disiapkan. Mengusung slogan ‘Feel the Experience’, Banyuwangi ingin menghadirkan sesuatu yang lebih dari sekadar tontonan.
Desa dan Komunitas Jadi Panggung Utama
Salah satu pembeda utama Banyuwangi Attraction adalah pelibatan komunitas dan desa secara lebih luas. Event tak lagi terpusat di kota, melainkan tersebar di berbagai penjuru daerah.
“Sangat sedikit sekali yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah. Semuanya kita fasilitasi desa-desa atau komunitas yang ingin tampil,” ujar Ipuk.

Menurut orang nomor satu di jajaran Pemkab Banyuwangi itu, dengan konsep tersebut, wisatawan diharapkan tak hanya berkumpul di pusat kota, tetapi bergerak menuju desa-desa yang menjadi tuan rumah kegiatan. Dampaknya, roda ekonomi di tingkat bawah ikut berputar.
“Mudah-mudahan nanti ini akan menggerakkan ekonomi-ekonomi yang ada di desa-desa di seluruh Kabupaten Banyuwangi,” tuturnya.
Pariwisata Berbasis Pengalaman
Ipuk menegaskan, perubahan paradigma pariwisata Banyuwangi, kini yang dikejar bukan hanya jumlah kunjungan, melainkan kesan yang tertinggal. Wisata dinilai bukan lagi soal orang datang ke Banyuwangi lalu pulang. Tetapi, pihaknya berharap wisata yang ada di Bumi Blambangan memberikan pengalaman tersendiri.
“Kita tidak hanya sedang mendatangkan orang, tapi bagaimana pengalaman-pengalaman itulah yang akan menjadi cerita bagi para wisatawan yang datang ke Banyuwangi,” tegasnya.
Konsep ini menegaskan bahwa Banyuwangi tidak lagi sekadar menjual destinasi, tetapi menghadirkan cerita dan keterlibatan emosional bagi wisatawan.
Deretan Event Ikonik
Sejumlah agenda unggulan kembali masuk dalam kalender Banyuwangi Attraction 2026. Di antaranya balap sepeda internasional “International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI)” yang selalu menyedot perhatian dunia, pertunjukan kolosal “Gandrung Sewu”, serta parade kostum megah “Banyuwangi Ethno Carnival (BEC)”.

Event kreatif pun turut meramaikan, salah satunya ValenTIMES Night Run 2026, sebuah ajang fun run yang digelar bertepatan dengan momentum Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang. Dikemas secara lebih positif, kegiatan yang digagas oleh TIMES Indonesia ini mengajak masyarakat merayakan kebersamaan dan semangat hidup sehat melalui olahraga lari di suasana malam.
Dengan semangat Feel the Experience, Banyuwangi Attraction 2026 diharapkan menjadi penguat posisi daerah sebagai destinasi berbasis budaya dan pengalaman.
Melalui kolaborasi pemerintah, komunitas, pelaku seni, hingga UMKM, rangkaian 86 event tersebut bukan hanya menjadi panggung hiburan, tetapi juga motor penggerak ekonomi dan wajah Banyuwangi di mata dunia. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



