Lewat Hotline Wadul Kapolresta Banyuwangi, Polsek Silirgagung Gagalkan Percobaan Bunuh Diri
Keberadaan saluran komunikasi langsung antara masyarakat dan kepolisian kembali membuktikan efektivitasnya dalam menyelamatkan nyawa.
Banyuwangi – Keberadaan saluran komunikasi langsung antara masyarakat dan kepolisian kembali membuktikan efektivitasnya dalam menyelamatkan nyawa. Berkat laporan cepat melalui program Hotline Wadul Kapolresta Banyuwangi atau 110, jajaran Polsek Siliragung berhasil menggagalkan aksi percobaan bunuh diri seorang warga.
Aksi penyelamatan nyawa ini bermula dari laporan cepat masyarakat melalui layanan Wadul Kapolresta Banyuwangi dan call center 110, pada Kamis (30/4/2026) dini hari.
Sekitar pukul 02.50 WIB, operator menerima aduan darurat dari seorang saksi berinisial Z. Informasi tersebut menyebutkan adanya seorang wanita yang diduga kuat hendak mengakhiri hidup dengan cara melompat ke sungai dari atas jembatan besar jalur Siliragung menuju Pesanggaran, masuk Kecamatan Siliragung.
“Betul setelah mendapatkan detail-detail informasi dari aduan tersebut kami langsung bergegas ke lokasi,” kata Kapolsek Siliragung AKP Heru Slamet Hariyanto, Sabtu (2/5/2026).
Merespons laporan darurat tersebut, dua petugas piket jaga, Aiptu Iskandar dan Brigadir Bhara, segera bergegas menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati seorang wanita yang diketahui berinisial UDA (25), warga setempat, yang sudah berada di ambang bahaya dan bersiap melompat dari atas jembatan.
Tanpa membuang waktu, kedua petugas bersama warga sekitar melakukan pendekatan persuasif sebelum akhirnya berhasil mengevakuasi korban ke titik aman. Suasana yang semula tegang berubah menjadi haru saat petugas berhasil membujuk UDA untuk mengurungkan niatnya dan menjauh dari tepian jembatan.
“Alhamdulilah korban dapat diselamatkan dan dibawa ke Puskesmas Pesanggaran saat itu supaya mendapat perawatan medis,” ujarnya AKP Heru.
Tak sekadar melakukan penyelamatan fisik, petugas Polsek Siliragung juga memberikan pendampingan psikologis dan edukasi secara humanis kepada korban. Langkah ini dilakukan untuk memulihkan kondisi mental korban sekaligus memastikan agar niat serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
"Saat ini korban sudah tenang dan telah diantarkan kembali ke rumah keluarganya. Situasi di lokasi kejadian hingga saat ini terpantau aman, tertib, dan terkendali," pungkas AKP Heru.
AKP Heru mengimbau masyarakat Banyuwangi, agar tidak ragu untuk melaporkan segala bentuk kejadian di lingkungan mereka, mulai dari aksi kriminalitas hingga situasi darurat seperti percobaan bunuh diri. Dirinyaa menegaskan bahwa peran aktif warga sangat krusial dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
“Jangan takut untuk melapor ke Hotline layanan kepolisian 110 atau Wadul Kapolresta Banyuwangi. Karena setiap informasi yang masuk sangat berharga bagi kami, demi menjaga kondusivitas dan keselamatan bersama di Banyuwangi," tuturnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

