Ilustrasi peredaran video asusila. (Freepik)

Video Syur “Yank Wes Yank” Viral di Banyuwangi, Diduga Tersebar di Media Sosial

Jagat maya di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dihebohkan dengan beredarnya video syur yang menampilkan adegan dewasa dan percakapan suara dengan kalimat “Yank Wes Yank”.

TIMES Banyuwangi,Jumat 31 Juli 2026, 18:35 WIB
156.9K
S
Syamsul Arifin

BANYUWANGIJagat maya di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dihebohkan dengan beredarnya video syur yang menampilkan adegan dewasa dan percakapan suara dengan kalimat “Yank Wes Yank”. Video tersebut viral dan menyebar luas di sejumlah platform media sosial hingga menjadi perbincangan warganet Bumi Blambangan.

Berdasarkan penelusuran TIMES Indonesia, terdapat sekitar enam video dengan durasi yang berbeda-beda yang beredar di masyarakat. Durasi video paling pendek tercatat sekitar 21 detik, sementara video dengan durasi terpanjang mencapai 8 menit 53 detik.

Peredaran konten bermuatan asusila di ruang digital sebenarnya bukan fenomena baru. Namun, video yang kini ramai diperbincangkan ini menarik perhatian warganet karena adanya dialog khas berupa ucapan “Yank Wes Yank” yang terdengar dalam rekaman tersebut.

Beredarnya video tersebut diduga semakin cepat setelah sempat muncul di siaran langsung akun TikTok bernama B***H N***T dengan akun @f****l100. Tayangan itu kemudian diduga membuat penyebaran konten semakin meluas di kalangan pengguna media sosial.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti identitas pasangan dalam video tersebut. Informasi mengenai pemeran dalam video juga masih belum terkonfirmasi.

Namun, sejumlah warga menduga pakaian yang dikenakan salah satu pemeran perempuan dalam video tersebut menyerupai seragam salah satu sekolah menengah atas di bawah naungan Kementerian Agama di Banyuwangi.

“Iya, seragam batik si cewek mirip dengan salah satu seragam sekolah di Banyuwangi,” ujar Irwanto, tokoh pemuda Kecamatan Kabat, Jumat (31/7/2026).

Sementara itu, terkait siapa sosok dalam video tersebut, hingga berita ini ditulis masih dalam penelusuran. Masyarakat diimbau tidak ikut menyebarkan ulang konten bermuatan asusila karena dapat berpotensi melanggar hukum dan merugikan pihak yang bersangkutan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Syamsul Arifin
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banyuwangi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.