Cegah Jatuhnya Korban, Personel Polsek Sempu Banyuwangi Tambal Jalan Rusak
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga, personel Polsek Sempu turun ke jalan untuk menambal sejumlah lubang di kawasan Jalan Ki Hajar Dewantara, Dusun Darungan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, Senin (13/7/2026).
BANYUWANGI – Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga, personel Polsek Sempu turun ke jalan untuk menambal sejumlah lubang di kawasan Jalan Ki Hajar Dewantara, Dusun Darungan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, Senin (13/7/2026). Aksi ini dilakukan guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalur tersebut.
Bersama jajaran TNI, pemerintah kecamatan bersama warga, mereka tampak bergotong royong menutup lubang jalan satu demi satu menggunakan semen.
Kapolsek Sempu AKP Satrio Wibowo, kegiatan ini adalah bagian dari ikhtiar mencegah kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polsek Sempu.
"Keselamatan pengguna jalan menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu kami bersama pemerintah kecamatan turun langsung melakukan penambalan jalan yang berlubang agar potensi kecelakaan dapat ditekan," katanya.
Karena jalur tersebut sedang diperbaiki, AKP Satrio mengimbau para pengendara untuk selalu berhati-hati dan mengurangi kecepatan saat melintas di ruas Jalan Ki Hajar Dewantara. Dirinya juga berpesan agar masyarakat tidak kebut-kebutan, terutama saat melewati jalan yang rusak.
"Meski sudah dilakukan penambalan sementara, kami mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati saat berkendara. Patuhi rambu lalu lintas dan sesuaikan kecepatan kendaraan dengan kondisi jalan demi keselamatan bersama," tuturnya.
Sementara itu, Camat Sempu Mujito turut menyampaikan jika, penambalan jalan ini menjadi solusi sementara. Pasalnya. apabila tidak ada penindakan akan banyak mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.
Apalagi, masih kata Mujito, keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas sehingga pemerintah kecamatan bersama unsur kepolisian hingga TNI memilih bergerak lebih dulu.
"Kami melakukan penanganan sementara pada titik-titik jalan yang berlubang agar tidak membahayakan pengguna jalan. Ini bentuk kepedulian kami terhadap keselamatan masyarakat sambil menunggu perbaikan permanen dari Dinas Pekerjaan Umum," ujar Mujito.
Untuk diketahui, jalan Ki Hajar Dewantara merupakan salah satu jalur yang cukup padat dilalui kendaraan setiap hari, baik roda dua maupun roda empat. Karena itu, keberadaan lubang di badan jalan dinilai berpotensi memicu kecelakaan apabila tidak segera ditangani.
"Kami berharap masyarakat tetap berhati-hati saat melintas. Penambalan ini hanya bersifat sementara sehingga kami juga telah berkoordinasi agar nantinya dapat dilakukan perbaikan secara menyeluruh," ungkap Mujito. (*)
Pewarta : Anggara Cahya
Editor :
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

