https://banyuwangi.times.co.id/
Ekonomi

Kakanwil Ditjenpas Jatim Panen Semangka di SAE Lapas Banyu

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:53
Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Banyuwangi Panen Semangka Potret Kakanwil Ditjenpas Jatim dan Wabup Banyuwangi memanen semangka hasil budidaya di SAE Lapas Kelas IIA Banyuwangi. (FOTO: Anggara Cahya/TIMES Indonesia)

TIMES BANYUWANGI, BANYUWANGI – Upaya jajaran pemasyarakatan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus menunjukkan hasil nyata. Terbaru, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur, Kadiyono pimpin panen semangka di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi, Kamis (15/1/2026).

Panen semangka di lahan seluas 2,2 hektare milik Lapas Banyuwangi itu merupakan bagian dari rangkaian panen raya serentak yang digelar oleh seluruh Kantor Wilayah Ditjenpas di Indonesia, sebagai wujud nyata dukungan terhadap ketahanan pangan.

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kadiyono menyampaikan, hasil panen ini merupakan bentuk sinergi dan dukungan yang baik dari Pemkab Banyuwangi. Sehingga pihaknya bisa berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan swasembada pangan.

“Ini melibatkan warga binaan sebagai pekerja, dan yang lebih penting lagi bahwa program ini berhasil cukup baik karena memang didukung oleh Pemkab Banyuwangi dan stakeholder lainya,” katanya, Kamis (15/1/2026).

kehadiran Kakanwil Ditjenpas Jatim Kadiyono tersebut turut didampingi Wakil Bupati (Wabup) Banyuwangi Ir. H. Mujiono, dan Kalapas Kelas IIA Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa. 

Kesan manis dan renyah langsung terasa saat Kadiyono, Mujiono dan Wayan membelah dan menikmati semangka hasil panen tersebut. Kualitas buah yang luar biasa ini menjadi bukti keberhasilan warga binaan dalam menerapkan teknik budidaya pertanian secara serius di SAE Lapas Banyuwangi.

Kadiyono menyebut, hasil semangka dengan rasa manis dan renyah itu juga tak luput dari dukungan Pemkab Banyuwangi melalui Dinas Pertanian setempat. Yang mana ada proses transfer ilmu dan keterampilan untuk warga binaan dalam mengolah lahan.

“Ini tentu restu dari pemangku wilayah yakni Pemkab Banyuwangi dan seluruh stakeholder lainya sehingga hasilnya baik,” tuturnya.

Nantinya, lanjut Kadiyono, hasil dari panen raya secara serentak ini akan dijual dan hasilnya akan dipergunakan untuk disumbangkan kepada masyarakat terdampak bencana.

“Disampaikan tadi oleh bapak Menteri bahwa kegiatan panen raya serentak ini akan dijual dan hasilnya untuk disumbangkan kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat,” paparnya.

Sementara itu, Wabup Banyuwangi, Ir. H. Mujiono juga menyampaikan, pihaknya akan terus mendukung apa yang menjadi visi misi Presiden Prabowo Subianto. Dimana hal ini juga selaras dengan program-program yang dicanangkan pemerintah daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Yang pertama meningkatkan produktivitas, yang kedua memanfaatkan lahan yang terbatas dan yang ketiga meningkatkan keterampilan termasuk edukasi yang dalam hal ini termasuk kepada warga binaan lapas.

“Harapanya nanti saat keluar dari lapas dia punya keterampilan sehingga saat di lingkungan masyarakat mereka telah mandiri dan tentu bisa sejahtera dan menjauhi tindak kriminalitas,” jelas Mujiono. (*)

Pewarta : Anggara Cahya
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Banyuwangi just now

Welcome to TIMES Banyuwangi

TIMES Banyuwangi is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.