TIMES Banyuwangi/Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka saat menemui keluarga korban KMP Tunu Pratama Jaya. (Foto : Humas Pemkab for TIMES Indonesia)

Wapres meninjau langsung proses penanganan tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya sekaligus menyapa dan memberi dukungan kepada keluarga korban yang masih bertahan di posko pencarian.

TIMES Banyuwangi,Minggu 6 Juli 2025, 11:19 WIB
17.6K
N
Ninda Tamara (MG-257)

Banyuwangi – Isak tangis dan harapan menyelimuti Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, saat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tiba pada Minggu pagi (6/7/2025). Dalam kunjungan yang sarat empati itu, Wapres meninjau langsung proses penanganan tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya sekaligus menyapa dan memberi dukungan kepada keluarga korban yang masih bertahan di posko pencarian.

Gibran berangkat dari Bali menaiki helikopter dan tiba di Pelabuhan Ketapang sekitar pukul 07.15 WIB. Setiba di pelabuhan, ia menerima penjelasan ihwal hasil pencarian hingga H+4 dari Deputi Operasional dan Kesiapsiagaan Basarnas R Eko Suyatno.

Penjelasan tersebut disampaikan di lobi gedung utama kantor ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang.

Kepada Gibran, Eko menjelaskan juga soal berbagai upaya yang telah dilakukan tim SAR gabungan untuk mencari keberadaan korban. Termasuk update data ditemukannya lokasi objek yang diduga sebagai bangkai KMP Tunu Pratama Jaya.

Seperti diberitakan, lokasi bangkai kapal berada di wilayah Selat Bali, bergeser sekitar 1-2 nautical mile dari lokasi terakhir kapal dinyatakan hilang.

Turut hadir juga mendampingi Gibran antara lain Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Setelah menerima penjelasan update kondisi pencarian, Gibran menemui keluarga korban meninggal yang hadir di lokasi yang sama dan menyerahkan santunan.

Berikutnya, Gibran beranjak ke Posko Terpadu tempat keluarga korban yang masih hilang di lantai 2 ruang tunggu pelabuhan.

Hingga H+4, keluarga korban hilang KMP Tunu Pratama Jaya masih bertahan di posko untuk menanti kepastian keberadaan anggota keluarganya.

Data manifes menunjukkan, terdapat 29 korban yang masih belum ditemukan dalam tragedi tersebut. Sementara tim SAR gabungan menerima total aduan kehilangan dari keluarga sebanyak 39 orang.

Setelah menemui keluarga korban hilang, Gibran dan rombongan bergeser ke ruang Monitoring Room atau tempat pemantauan hasil pencarian secara real time. Tak lama di sana, Gibran pergi meninggalkan pelabuhan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Ninda Tamara (MG-257)
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banyuwangi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.