Melon Hidroponik Banyuwangi Jadi Primadona Baru Pertanian Modern
TIMES Banyuwangi/Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat berkesempatan memetik langsung melon hidroponik di Villa Green House. (FOTO: Humas Pemkab for TIMES Indonesia)

Melon Hidroponik Banyuwangi Jadi Primadona Baru Pertanian Modern

Melon hidroponik kian menjadi primadona baru pertania– Melon hidroponik kian menjadi primadona baru pertanian modern modern di Banyuwangi. Dibudidayakan di greenhouse dengan sistem drip irrigation, komoditas premium ini mampu panen hingga 1.000 buah.

TIMES Banyuwangi,Kamis 26 Februari 2026, 15:00 WIB
713
S
Syamsul Arifin

BANYUWANGIMelon hidroponik kian menjadi primadona baru pertanian modern di Banyuwangi. Dibudidayakan di greenhouse dengan sistem drip irrigation, komoditas premium ini mampu panen hingga 1.000 buah setiap dua pekan dengan kualitas manis dan renyah yang siap bersaing di pasar.

Salah satu yang kini mencuri perhatian adalah budidaya melon hidroponik di Villa Green House, Dusun Tegalgondo, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru.

Di dalam greenhouse berukuran kurang lebih 10 x 50 meter itu, sekitar 7.500 tanaman melon tumbuh rapi menggunakan sistem hidroponik drip irrigation.

Melalui sistem tersebut, suplai air dan nutrisi dialirkan secara terkontrol langsung ke masing-masing tanaman, sehingga pertumbuhan lebih optimal dan kualitas buah terjaga.

Tiga varietas utama budidaya di lokasi tersebut, yakni Kirin atau Golden Kirin yang berwarna kuning bernet, Sweet Hami (Hami Gua) berkulit hijau, serta Golden Aroma dengan kulit hijau dan daging buah oranye. Seluruhnya dikenal memiliki tekstur renyah dengan cita rasa manis yang kuat.

Pengelola greenhouse, Imam Badrus Soleh, mengatakan bahwa usaha budidaya di lokasi tersebut telah berjalan selama dua tahun untuk melon.

Sebelumnya, lahan itu ditanami cabai. Namun karena kondisi lingkungan lebih cocok untuk melon, komoditas tersebut menjadi fokus pengembangan hingga sekarang.

Dalam satu pohon hanya dipertahankan satu buah agar kualitas dan ukuran maksimal. Siklus tanam hingga panen berlangsung sekitar 70-80 hari, dengan total persiapan hingga produksi kurang lebih tiga bulan.

“Rata-rata produksi per pohon bobotnya itu 1,5 sampai 2 kilogram. Melon ini umurnya hanya 3 bulan. Setelah panen, tanaman dibongkar dan dilakukan penanaman ulang,” kata Badrus, Kamis (26/2/2026).

Badrus menjelaskan, untuk tingkat kemanisan (brix), varietas Kirin dan Sweet Hami mampu mencapai brix 16-18. Sementara Golden Aroma berada di kisaran brix 13-15 saat panen.

“Harga jual melon bervariasi. Varietas Kirin dipasarkan sekitar Rp35.000 per kilogram, sedangkan Sweet Hami dan Golden Aroma sekitar Rp30.000 per kilogram. Untuk pasar sementara masih wilayah Banyuwangi dan beberapa juga dijual ke Jember,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan bahwa greenhouse milik Badrus merupakan contoh pertanian modern yang bisa terus dikembangkan. Pihaknya meminta Dinas Pertanian dan Pangan agar memberikan pendampingan secara berkelanjutan guna mendukung peningkatan kualitas dan produktivitas usaha tersebut.

“Produksinya sudah tertata dengan baik. Ini contoh pertanian modern yang bisa terus dikembangkan,” ujar Ipuk.

Dengan pola budidaya yang terencana, dukungan teknologi, serta pendampingan berkelanjutan, melon hidroponik Banyuwangi kian menegaskan diri sebagai komoditas hortikultura unggulan.

Inovasi ini tidak hanya meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru yang menjanjikan bagi petani lokal di tengah persaingan pasar yang semakin dinamis. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Syamsul Arifin
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banyuwangi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.