Target 17 Kursi DPRD, PKB Banyuwangi Percaya Diri Bangkit di Pemilu 2029
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banyuwangi percaya diri mampu merebut kembali 17 kursi DPRD pada Pemilu 2029, sekaligus mengulang kejayaan politik partai tersebut seperti pada Pemilu 1999.
BANYUWANGI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banyuwangi percaya diri mampu merebut kembali 17 kursi DPRD pada Pemilu 2029, sekaligus mengulang kejayaan politik partai tersebut seperti pada Pemilu 1999.
Ya, keyakinan tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC PKB Banyuwangi, Nur Faizin, menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) partai berlambang bola dunia yang dikelilingi sembilan bintang itu.
Menurut Faizin, optimisme itu bukan sekadar angan-angan. Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur itu menilai PKB Banyuwangi memiliki potensi besar untuk kembali meraih kejayaan seperti pada masa awal berdirinya partai tersebut.
Faizin mengatakan, pada Pemilu 1999 PKB Banyuwangi pernah meraih 17 kursi di DPRD. Namun seiring dinamika politik yang terjadi, perolehan kursi sempat mengalami penurunan. Meski demikian, tren kebangkitan PKB mulai terlihat dalam beberapa periode terakhir.
“Dulu PKB Banyuwangi pernah meraih 17 kursi. Sempat turun hingga lima kursi, lalu sekarang kembali naik menjadi sembilan kursi. Artinya ini mulai menunjukkan tren yang positif,” kata Faizin, Kamis (5/3/2026).
Politisi muda PKB itu meyakini, dengan kerja sama yang solid dan strategi yang matang, PKB Banyuwangi berpeluang besar meningkatkan perolehan kursi pada Pemilu 2029.
Dia juga melihat kekuatan PKB Banyuwangi terletak pada kolaborasi antara para kiai sepuh dengan kader-kader muda yang dinilai memiliki kapasitas dan energi besar untuk menggerakkan organisasi.
“Kolaborasi ini menjadi kekuatan PKB Banyuwangi. Yang tua membimbing, memberikan arah dan pengalaman. Sedangkan yang muda bergerak, menjalankan kerja-kerja politik di lapangan,” tuturnya.
Sinergi apik tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat struktur partai sekaligus memperluas basis dukungan masyarakat. Dengan potensi yang dimiliki serta tren elektoral yang dinilai terus membaik, Faizin optimistis target meraih kembali 17 kursi DPRD Banyuwangi bukan sesuatu yang mustahil.
“Melihat potensi yang ada dan tren yang terus membaik, insyaallah target 17 kursi bukan hal yang tidak mungkin,” ujarnya.
Menuju Muscab PKB Banyuwangi
Menjelang Muscab yang digeber serentak di seluruh DPC PKB se-Indonesia, Faizin menyebut bahwa proses penentuan kepengurusan baru nantinya tidak melalui mekanisme pemilihan langsung, melainkan penunjukan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Meski begitu, Faizin menjelaskan bahwa keputusan tersebut tetap mempertimbangkan berbagai masukan dari struktur partai di tingkat bawah, termasuk Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC).
“Jadi bukan pemilihan, tetapi penunjukan dari DPP dengan mempertimbangkan usulan-usulan dari DPAC,” jelasnya.
Faizin mengungkapkan, saat ini pihaknya telah mempersiapkan pelaksanaan Muscab, termasuk dengan menunjuk panitia pelaksana kegiatan tersebut. Dia menyebut, Anggota Komisi IV DPRD Banyuwangi, Dr. Zaki Al Mubarok, M.Si., telah ditunjuk sebagai ketua panitia Muscab PKB Banyuwangi.
Meski demikian, untuk lokasi pelaksanaan Muscab hingga kini masih dalam pembahasan internal. Pihaknya masih mempertimbangkan sejumlah opsi tempat yang dinilai representatif untuk menggelar agenda penting tersebut.(*)
“Insya Allah Muscab digelar pada 5 April 2026. Untuk tempatnya masih kita pertimbangkan. Masih kita istikharahkan di mana nanti lokasi yang paling tepat,” tutupnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




