Kanit Lantas Polsek Genteng, Ipda Suwandono memberikan materi. (FOTO : Polsek Genteng For TIMES Indonesia)

Lewat MATAMUDA, Polsek Genteng Bentuk Generasi Taat Hukum di MTsN 8 Banyuwangi

Sadar betul bahwa tertib hukum dan keselamatan di jalan raya harus ditanamkan sejak dini, Polsek Genteng turun langsung menyapa para pelajar.

TIMES Banyuwangi,Rabu 15 Juli 2026, 15:17 WIB
1.2K
A
Anggara Cahya

BANYUWANGISadar betul bahwa tertib hukum dan keselamatan di jalan raya harus ditanamkan sejak dini, Polsek Genteng turun langsung menyapa para pelajar. Lewat momen Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA), pihak kepolisian memberikan pembekalan materi Kamtibmas kepada siswa-siswi MTsN 8 Banyuwangi di Desa Setail, Kecamatan Genteng, Banyuwangi,bRabu (15/7/2026).

Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini membawa semangat lewat tema "Ilmu Baru, Teman Baru, dan Prestasi Baru". Untuk mengupas tuntas tema tersebut, hadir dua pemateri yang ahli yaitu PS. Kanit Lantas Polsek Genteng IPDA Suwandono, S.H. bersama PS. Panit 2 Binmas AIPTU Kukuh Klis.

"Langkah ini menjadi bukti nyata kepedulian Polri dalam merangkul generasi muda. Harapannya, mereka bisa tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan tentu saja, melek hukum," jelas Ipda Suwandono.

Di acara ini, para pemateri mengingatkan pentingnya melek hukum sejak dini sebagai bekal menghadapi perkembangan zaman. Tampak siswa diajak memahami bahwa mematuhi aturan adalah bagian dari tanggung jawab mereka sebagai pelajar. 

"Dengan begitu, diharapkan mereka nanti dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah dan masyarakat yang aman, tertib, serta harmonis," ujar Ipda Suwandono.

"Untuk itu kita perlu mencetak sikap disiplin, kepedulian, toleransi, serta rasa hormat kepada guru dan sesama teman sehingga menjadi budaya positif yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," imbuhnya.

Bukan hanya sadar hukum, siswa juga diberi pemahaman mengenai keselamatan berkendara. Edukasi ini mencakup pentingnya menggunakan atribut keselamatan, cara mematuhi rambu-rambu lalu lintas, hingga gambaran nyata tentang risiko dan dampak fatal yang bisa terjadi jika mengabaikan keselamatan di jalan raya.

Polisi juga memberikan imbauan tegas kepada siswa untuk menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti tawuran, geng motor, perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, minuman keras, maupun obat-obatan terlarang. 

Caranya mereka diingatkan agar mampu memilih pergaulan yang positif, menjaga nama baik diri, keluarga, dan sekolah, serta mengisi masa remaja dengan kegiatan yang bermanfaat dan berprestasi.

"Syukur seluruh peserta mengikuti materi dengan penuh antusias dan berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung," ungkap Ipda Suwandono.

Melalui kegiatan ini harapanya bisa tumbuh generasi muda yang memiliki kesadaran hukum, berbudaya tertib berlalu lintas, berkarakter positif, serta mampu menjadi pelopor keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di lingkungan sekolah maupun masyarakat. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Anggara Cahya
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banyuwangi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.