PMI Asal Banyuwangi Akhiri Hidup Diduga Dilarang Pulang Majikan
TIMES Banyuwangi/Kondisi rumah duka di Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring, saat jenazah datang dari Malaysia. (FOTO: Polsek Cluring For TIMES Indonesia)

PMI Asal Banyuwangi Akhiri Hidup Diduga Dilarang Pulang Majikan

Nurul, Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia melakukan bunuh diri dengan gantung diri.

TIMES Banyuwangi,Senin 23 Februari 2026, 14:32 WIB
871
A
Anggara Cahya

BANYUWANGILima tahun menabung rindu dengan niat hati pulang ke pelukan keluarga di Dusun Krajan, Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Kisah seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia ini malah berakhir tragis.

Ya, wanita bernama Nurul Lailiah (47) nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di Negeri Jiran. Berdasarkan laporan kepolisian yang didapat dari keterangan pihak keluarga, Nurul mengalami depresi atau tekanan batin sekitar 1 tahun yang lalu karena diduga tak diizinkan pulang oleh majikannya.

Diketahui, Nurul bekerja sebagai tenaga kerja resmi dari Indonesia selama 5 tahun mulai tahun 2022 sampai dengan 2026 di Malaysia. Sayangnya, saat kontrak habis dan hendak pulang ke Indonesia, atasan di tempat Nurul bekerja tidak mengizinkannya untuk kembali ke tanah air.

“Sudah waktunya untuk pulang akan tetapi majikan tidak memperbolehkan untuk pulang ke Indonesia, sehingga korban depresi atau stres dan melakukan tindakan bunuh diri dengan cara gantung diri,” kata Kapolsek Cluring, AKP Putu Ardana, Senin (23/6/2026).

AKP Putu Ardana menerangkan, jenazah Nurul tiba di rumah duka pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 00.55 WIB. Sebelumnya, jenazah diberangkatkan dari kargo Bandara Internasional Juanda Surabaya pada Sabtu (21/2/2026) sekira pukul 15.30 WIB.

“Jenazah dibawa menuju Banyuwangi menggunakan mobil ambulans PMI Banyuwangi dengan pendampingan dua petugas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi,” tuturnya.

Setibanya jasad Nurul di rumah duka, sejumlah kerabat dan warga sekitar turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir. Termasuk Kepada Dusun Krajan Agus, Kepada Desa Tamanagung Suharto, Babinsa Tamanagung Serka Rino termasuk Kapolsek Cluring beserta anggota.

“Sekitar pukul 01.30 WIB, jenazah disalatkan di sekitar rumah duka sebelum diberangkatkan ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Krajan,” terang AKP Putu Ardana.

Selama proses kedatangan hingga pemakaman, jajaran Polsek Cluring Polresta Banyuwangi melakukan monitoring dan pengamanan bersama unsur TNI serta pemerintah desa. Aparat memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Anggara Cahya
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banyuwangi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.