Mengantuk, Pengemudi Pick Up Hantam Kios Tiket di Banyuwangi
Polisi olah TKP Pick Up menabrak sepeda motor dan kios Tiket di Ketapang. (FOTO : Satlantas Polresta Banyuwangi for TIMES Indonesia)

Mengantuk, Pengemudi Pick Up Hantam Kios Tiket di Banyuwangi

Akibat tidak kuasa menahan rasa kantuk, sebuah mobil pick up Mitsubishi L300 kehilangan kendali hingga menghantam sebuah kios tiket online.

TIMES Banyuwangi,Senin 8 Juni 2026, 13:23 WIB
389
A
Anggara Cahya

BanyuwangiAkibat tidak kuasa menahan rasa kantuk, sebuah mobil pick up Mitsubishi L300 kehilangan kendali hingga menghantam sebuah kios tiket online di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (7/6/2026) malam

Menurut keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Tri Pepri Alfiyan, peristiwa kecelakaan tunggal ini berawal ketika mobil pick up merek Mitsubishi L300 dengan nopol P-8374-VN melaju dari arah utara ke selatan, atau tepatnya dari arah Situbondo.

Kendaraan tersebut dikemudikan oleh seorang pemuda berinisial RFY (21), warga Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo, Jember, yang diketahui mengantongi SIM A sah. Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Jalan Raya Nasional Banyuwangi-Situbondo, tepatnya di selatan SPBU Farly, pengemudi diduga kuat mengantuk berat.

"Diduga kantuk, sopir kehilangan konsentrasi secara mendadak membuat laju kendaraan oleng ke arah kanan jalan hingga mengakibatkan laka tunggal," terangnya, Senin (8/6/2026).

Pick Up L300 tersebut menabrak sebuah sepeda motor merek Honda Vario bernopol P-2101-VZ yang sedang terparkir di depan area kios. Benturan keras terus berlanjut hingga pick up menerjang etalase kaca dan menjebol bangunan kios tiket online.

Nahas, saat insiden terjadi, di dalam kios terdapat dua orang warga asal Kelurahan Tamanbaru, Banyuwangi, yakni seorang wanita bernama RSS (31) bersama anak laki-lakinya yang masih pelajar, ASD (12).

"Akibat hantaman keras tersebut, kedua orangdi dalam kios mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Blambangan untuk mendapatkan penanganan medis," ujar Ipda Pepri.

Korban RSS dilaporkan mengalami gejala muntah-muntah dengan indikasi luka kepala ringan. Sementara sang anak, ASD, menderita luka di bagian kaki akibat menginjak pecahan kaca etalase yang berserakan.

"Tidak ada korban meninggal, namun kerugian material (kermat) yang ditaksir mencapai Rp5juta," papar Ipda Pepri.

Atas adanya peristiwa ini, Ipda Pepri mengimbau para pengemudi untuk selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara. Ia menegaskan, apabila mulai merasa lelah atau mengantuk di perjalanan, pengemudi sebaiknya segera menepi dan beristirahat terlebih dahulu demi keselamatan bersama.

"Bagi pengendara yang kantuk lebih baik untuk beristirahat yerlebih dahulu untuk menghindari kecelakaan," tuturnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Anggara Cahya
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banyuwangi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.