Solidaritas Admin Medsos Banyuwangi, Bagikan Ribuan Takjil ke Warga
Komunitas Banyuwangi Social Media Network (BSMN) membagikan 1.100 paket takjil kepada masyarakat pada Ramadan 2026. Aksi ini melibatkan 20 admin media sosial sebagai wujud solidaritas digital menjadi aksi nyata.
BANYUWANGI – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan 2026 ditunjukkan para pegiat media sosial di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Melalui komunitas Banyuwangi Social Media Network (BSMN), mereka membagikan ribuan paket takjil kepada masyarakat pada Sabtu (7/3/2026).
Aksi sosial tersebut menjadi bukti bahwa kekuatan jejaring media sosial tidak hanya berhenti di ruang digital. Para admin media sosial yang tergabung dalam BSMN berupaya menerjemahkan solidaritas di dunia maya menjadi kegiatan nyata yang menyentuh masyarakat secara langsung.
Sebanyak 20 admin media sosial dari berbagai platform terlibat dalam kegiatan ini. Mereka turun langsung ke jalan membagikan paket berbuka puasa kepada warga dan pengendara yang melintas dengan penuh antusias.
Pembagian takjil dipusatkan di dua lokasi strategis, yakni di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan di depan Pendopo Sabha Swagata Blambangan. Kedua titik tersebut dipilih karena merupakan kawasan yang ramai dilalui masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.
Di lokasi tersebut, para penerima manfaat datang dari berbagai kalangan, mulai dari pengemudi ojek online, tukang parkir, hingga warga yang sedang menunggu waktu berbuka.
Salah satu pengemudi ojek online, Ahmad Yasin, menyampaikan apresiasi atas kegiatan berbagi yang dilakukan komunitas BSMN.
“Terima kasih sudah berbagi. Semoga BSMN bisa terus berkembang dan menebarkan kebaikan kepada masyarakat di Banyuwangi dan sekitarnya,” ujar Yasin.
Dalam kegiatan ini, sebanyak 1.100 paket takjil berhasil dibagikan kepada masyarakat dalam waktu relatif singkat. Paket tersebut merupakan hasil donasi yang dihimpun secara kolektif oleh para penggiat media sosial yang tergabung dalam BSMN.
Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara kreator konten dan masyarakat yang selama ini berinteraksi melalui media sosial.
Penasihat BSMN, Yudhi Anjar, mengaku bangga atas terselenggaranya kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama.
“Kami sangat bersyukur bisa berbagi kepada sesama di Ramadan tahun ini. Ini juga menjadi sarana silaturahmi teman-teman pelaku media sosial di Banyuwangi yang dilanjutkan dengan kegiatan berbagi takjil. Mudah-mudahan ke depan komunitas ini bisa terus menebar kebaikan di berbagai kesempatan,” ujar Anjar, yang juga dikenal sebagai admin media sosial @isunbanyuwangi.
BSMN sendiri merupakan wadah bagi para penggiat media sosial di Banyuwangi yang bergerak di berbagai bidang, mulai dari konten kuliner, seni budaya, hingga akun informasi publik.
Didirikan pada Desember 2019, komunitas ini berkomitmen tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga berperan sebagai agen perubahan sosial. Melalui kegiatan berbagi takjil ini, BSMN berharap dapat turut memperkuat citra Banyuwangi sebagai daerah yang ramah, peduli, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




