Guru dan Dua Murid SD di Banyuwangi Alami Luka-luka Tertimpa Pohon
Sebuah pohon besar tumbang akibat angin kencang dan menimpa seorang guru serta dua murid Sekolah Dasar (SD) yang tengah melintas menggunakan sepeda motor.
BANYUWANGI – Insiden memilukan terjadi di Jalan KH Imam Bahri, Dusun Jenisari, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Kamis (5/3/2026). Sebuah pohon besar tumbang akibat angin kencang dan menimpa seorang guru serta dua murid Sekolah Dasar (SD) yang tengah melintas menggunakan sepeda motor.
Peristiwa bermula sekitar pukul 11.30 WIB, saat wilayah Genteng tengah diterjang angin kencang. Di momen tersebut, Septian Lailiyah (25), seorang guru di SDI Al Huda Kaliputih, sedang melintasi TKP menggunakan sepeda motor sambil membonceng dua muridnya dari sekolah yang sama.
Kedua muridnya tersebut adalah MA (7) warga Dusun Lidah, Desa Gambiran, Kecamatan Gambiran, dan TWR (12), warga Dusun Kopen, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng.

“Dari laporan yang kami terima, saat pohon tumbang ada sepeda motor yang melintas dengan tiga orang penumpang. Dua di antaranya adalah pelajar SD,” jelas Kanit Lantas Polsek Genteng Aiptu H. Hasyim Ashari, pada Kamis (5/3/2026).
Akibat tertimpa ranting pohon raksasa itu, MA mengalami benjol di bagian kepala belakang dan sempat mengeluhkan pusing. Sementara TWR mengalami luka robek di bagian bibir serta memar di pipi dan mata kanan.
Sedangkan Septian Lailiyah yang diketahui merupakan warga Dusun Krajan, Desa Genteng Kulon, juga mengalami sejumlah luka. Diantaranya adalah luka robek pada dagu, robek di bibir atas, luka kecil di dahi kanan serta memar di bagian leher samping kanan.
“Seluruh korban dalam kondisi sadar dan langsung mendapat penanganan medis,” kata Aiptu Hasyim.
Menurut Aiptu Hasyim pohon tumbang terjadi karena angin kencang yang melanda wilayah Genteng pada siang hari. Dengan adanya insiden nahas itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat berkendara ketika cuaca buruk.
“Angin cukup kencang di lokasi sehingga pohon tumbang secara tiba-tiba. Kami mengimbau pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas ketika kondisi cuaca tidak menentu,” tuturnya.
Akibat kejadian tersebut, akses Jalan KH Imam Bahri sempat tertutup total. Petugas gabungan dari BPBD, Damkarmat, TNI-Polri serta relawan langsung melakukan evakuasi dengan memotong batang pohon menggunakan gergaji mesin.
Proses pembersihan berlangsung sekitar 45 menit hingga akhirnya jalur kembali dapat dilalui kendaraan. Selain menutup jalan, tumbangnya pohon juga sempat mengenai kabel jaringan telepon di sekitar lokasi. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




