BPC HIPMI Banyuwangi Dukung Jawa Timur Jadi Tuan Rumah Munas XVIII HIPMI 2026
Dukungan dari BPC HIPMI Banyuwangi, menunjukan bahwa pencalonan Jawa Timur bukan hanya di inisiasi BPD HIPMI Jawa Timur. Melainkan kehendak kolektif seluruh struktur HIPMI di Tingkat Kabupaten dan Kota.
BANYUWANGI – BPC HIPMI Banyuwangi, menyatakan dukungan pencalonan BPD HIPMI Jawa Timur sebagai tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI 2026.
"Dukungan resmi ini merupakan bentuk soliditas dan solidaritas 38 BPC HIPMI se-Jawa Timur dalam memperkuat Langkah BPD HIPMI Jawa Timur untuk menjadi tuan rumah agenda Nasional tersebut," tegas Ketua BPC HIPMI Banyuwangi, Ferdy Elfian, Minggu (1/3/2026).
Chief Executive Officer (CEO) PT Trisakti Lautan Mas, yang bergerak di bidang pengoperasian kapal, salah satunya mengelola KMP Trimas Laila rute Banyuwangi-Lombok itu juga menegaskan bahwa Jawa Timur memiliki kesiapan menyeluruh.
“Kami melihat Jawa Timur sangat siap, baik dari sisi organisasi, infrastruktur, maupun dukungan pemerintah daerah. Sebagai bagian dari 38 BPC se-Jawa Timur, kami siap berkontribusi menyukseskan Munas XVIII HIPMI 2026," ujarnya.
Kekuatan ekonomi daerah Banyuwangi, khususnya sektor Pariwisata dan Agribisnis menjadi bagian penting dari fondasi Jawa Timur sebagai provinsi dengan ekosistem usaha yang kuat dan terintegrasi.
Sebagai daerah pariwisata unggulan, Banyuwangi memiliki daya tarik berbasis alam dan budaya yang telah dikenal secara nasional maupun internasional. Didukung dengan infrastruktur transportasi yang semakin baik serta koneksi antar daerah yang terus diperkuat.
Kolaborasi dari pemerintah daerah, masyarakat dan pelaku usaha, Banyuwangi, menjadi salah satu gerbang pariwisata strategis di ujung Pulau Jawa. Karakter agraris yang dimiliki, memperkokoh ketahanan ekonomi daerah melalui sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan penguatan UMKM berbasis potensi lokal.
Sinergi antara pariwisata dan ekonomi akar rumput ini menegaskan peran Banyuwangi sebagai kontributor signifikan dalam memperkuat struktur ekonomi Jawa Timur yang inklusif, adaptif dan berdaya saing tinggi.
Dukungan dari BPC HIPMI Banyuwangi, menunjukan bahwa pencalonan Jawa Timur bukan hanya di inisiasi BPD HIPMI Jawa Timur. Melainkan kehendak kolektif seluruh struktur HIPMI di Tingkat Kabupaten dan Kota.
"Artinya, Munas XVIII HIPMI 2026, Jawa Timur jawabannya," tandas Ketua BPC HIPMI Banyuwangi, Ferdy Elfian. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




