Difasilitasi Legalitas Gratis, Pelaku Usaha Takjil di Banyuwangi Lebih Percaya Diri
TIMES Banyuwangi/Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat simbolis memberikan legalitas kepada pelaku usaha. (FOTO: Humas Pemkab for TIMES Indonesia)

Difasilitasi Legalitas Gratis, Pelaku Usaha Takjil di Banyuwangi Lebih Percaya Diri

Ramadan membawa berkah bagi pelaku usaha kuliner rumahan di Banyuwangi. Di tengah ramainya pasar takjil, para ibu rumah tangga di Bumi Blambangan kini semakin percaya diri setelah usahanya difasilitasi legalitas gratis oleh Pemerintah Kabupaten (Pem

TIMES Banyuwangi,Rabu 25 Februari 2026, 18:46 WIB
431
S
Syamsul Arifin

BANYUWANGIRamadan membawa berkah bagi pelaku usaha kuliner rumahan di Banyuwangi. Di tengah ramainya pasar takjil, para ibu rumah tangga di Bumi Blambangan kini semakin percaya diri setelah usahanya difasilitasi legalitas gratis oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi.

Di lingkungan Kampung Baru, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, misalnya, sekitar 20 ibu rumah tangga aktif memproduksi aneka menu berbuka. Mulai dari kue cenil, urap-urap, aneka sayuran, lauk pauk, hingga ragam takjil khas Ramadan. Setiap hari, dapur-dapur mereka mengepul sejak pagi dengan memenuhi pesanan pedagang pasar takjil dan warung-warung.

Menariknya, sebagian besar dari mereka tidak turun langsung berjualan. Mereka fokus memasak, sementara hasil produksinya diambil penampung untuk dipasarkan kembali. Pola ini membuat para ibu rumah tangga tersebut merasa lebih tenang karena produk yang dibuat sudah pasti terserap pasar.

Momentum Ramadan juga mendorong mereka untuk lebih jeli membaca peluang. Jika di hari biasa mereka memproduksi jajanan basah, kini banyak yang beralih membuat hidangan siap santap seperti lodeh, lauk-pauk, hingga aneka menu berbuka yang banyak diburu jelang magrib.

Puji Astuti, salah satu produsen donat dan kue lapis di Kampung Baru, mengaku sengaja banting setir selama Ramadan. Ia memilih memproduksi lauk-pauk karena melihat tingginya antusiasme masyarakat berburu menu berbuka.

“Harus pintar melihat peluang. Saat puasa biasanya masyarakat antusias berburu takjil dan lauk. Makanya saya inisiatif menjual lauk pauk. Alhamdulillah laris,” ujarnya.

Di tengah meningkatnya produksi dan penjualan, para pelaku usaha ini juga mendapat kabar baik. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memfasilitasi pengurusan legalitas usaha secara gratis. Mulai dari Nomor Induk Berusaha (NIB), PIRT, hingga sertifikasi halal.

article
Bupati Banyuwangi, meninjau sekaligus membeli takjil kuliner rumahan warga lingkungan Kampung Baru, Desa Jajag. (FOTO: Humas Pemkab for TIMES Indonesia)

Menurut Ipuk, legalitas usaha menjadi hal penting bagi pelaku UMKM. Selain memberikan kepastian hukum, dokumen resmi juga meningkatkan kepercayaan konsumen serta membuka akses permodalan melalui perbankan.

“Legalitas usaha sangat penting bagi para pelaku UMKM. Selain mereka bisa mendapatkan kepastian hukum atas asetnya, juga meningkatkan kepercayaan konsumen, serta memberikan kemudahan akses permodalan melalui perbankan,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Rabu (25/2/2026).

Fasilitasi ini diberikan tanpa biaya. Pemerintah daerah tidak hanya membantu pengurusan dokumen, tetapi juga rutin memberikan sosialisasi dan pendampingan agar para pelaku usaha memahami pentingnya legalitas.

“Semoga dengan legalitas ini, produk para usaha kuliner rumahan ini kian laris,” tutur Ipuk.

Bagi Fitria Sundari, produsen kue cenil dan cilok, legalitas usaha menjadi titik balik yang membuatnya lebih tenang menjalankan usaha. Ia mengaku sebelumnya tidak mengetahui pentingnya memiliki NIB dan sertifikat halal.

“Awalnya tidak tahu kalau harus memiliki legalitas usaha. Terima kasih Ibu Bupati sudah membantu saya mengurus NIB dan sertifikat halal. Sekarang usaha saya sudah resmi dan diakui halal,” cetusnya lega.

Kampung Baru sendiri memang dikenal sebagai sentra produsen jajanan tradisional. Hampir setiap rumah memiliki aktivitas produksi makanan rumahan.

Kini, dengan dukungan legalitas dan ramainya pasar takjil selama Ramadan, para pelaku usaha kuliner di kampung tersebut tidak hanya merasakan peningkatan omzet, tetapi juga tumbuh rasa percaya diri untuk terus mengembangkan usahanya ke depan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Syamsul Arifin
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banyuwangi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.