TIMES Banyuwangi/Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas saat meninjau bed pasien Covid-19 di RSUD Blambangan (FOTO: Rizki Alfian/ TIMESIndonesia)

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas mengecek langsung persiapan rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di RSUD Blambangan, Selasa (8/2/2022). ... ...

TIMES Banyuwangi,Selasa 8 Februari 2022, 17:55 WIB
37.2K
R
Rizki Alfian

BANYUWANGIBupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas mengecek langsung persiapan rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di RSUD Blambangan, Selasa (8/2/2022).

Pengecekan dilakukan guna menghadapi lonjakan kasus Covid-19 varian Omicron jika sewaktu-waktu terjadi. Bupati Ipuk ingin memastikan dan mengetahui secara langsung bagaimana kondisi RSUD Blambangan.

article

"Kami dan rumah sakit waspada, mempersiapkan semuanya. Mulai dari ketersediaan bed pasien, obat-obatan, dan oksigen. Karena angka Covid-19 di Banyuwangi sudah cukup tinggi, ada 192 kasus," kata Ipuk.

Ipuk mengatakan, saat ini bed pasien yang disiapkan sementara ini ada sekitar 49 unit. Baik di ruang ICU maupun ruang Isolasi.

"Jika nanti ada lonjakan yang juga harus ditambah tenaga kesehatannya. Sekarang kita sudah merekrut relawan, nah itu bisa kita panggil lagi untuk kembali terlibat," ungkap Ipuk.

Menurut Ipuk, guna antisipasi Omicron, pihaknya akan mengaktifkan kembali tempat isolasi terpusat (isoter) di tingkat kecamatan, serta PPKM Mikro juga akan disiapkan guna mengantisipasi lonjakan.

article

"Kita berusaha ketika prokes di tengah masyarakat diperketat, mudah-mudahan tidak ada lonjakan yang harus masuk ke rumah sakit, cukup diisolasi mandiri saja," terangnya.

Sementara itu Direktur RSUD Balambangan, dr. Widji Lestariono menambahkan, saat ini ada 10 orang positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit setempat.

RSUD Blambangan juga belum memastikan pasien yang dirawat apakah terpapar varian Omicron atau tidak, karena 20 sampel masih dikirim ke Surabaya untuk dilakukan tes uji Omicron. "Saat ini kami masih menunggu kepastian dari hasil laboratorium di Surabaya. Karena ada 20 sampel pasien dari berbagai RS di Banyuwangi yang dikirim. 10 pasien di rawat disini," kata mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi itu. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Rizki Alfian
|
Editor:Faizal R Arief

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banyuwangi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.