Petugas 9 SPPG di Banyuwangi Ikuti Pelatihan Penjamah Makanan
TIMES Banyuwangi/Anggota DPRD Banyuwangi, Dr. Zaki Al Mubarok, M.Si, alias Gus Dewan, bersama para peserta pelatihan penjamah makanan 9 SPPG. (Foto : Dokumentasi TIMES Indonesia)

Petugas 9 SPPG di Banyuwangi Ikuti Pelatihan Penjamah Makanan

Pelatihan ini merupakan langkah penting bagi SPPG untuk memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

TIMES Banyuwangi,Sabtu 7 Februari 2026, 12:12 WIB
16.6K
S
Syamsul Arifin

BANYUWANGI – Anggota DPRD Banyuwangi, Jawa Timur, Dr. Zaki Al Mubarok, M.Si, yang akrab disapa Gus Dewan, menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kualitas kesehatan masyarakat. Melalui inisiasinya, sebanyak 253 peserta dari 9 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Banyuwangi mengikuti pelatihan penjamah makanan.

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Olah Raga (GOR) Desa Tegalsari, Kecamatan Tegalsari ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta komitmen dalam menerapkan higiene sanitasi pangan yang ketat.

Adapun 9 SPPG yang terlibat meliputi SPPG Kembiritan, SPPG Stail 3, SPPG Sumberagung, SPPG Karangdoro, SPPG Tegalsari Mojoroto, SPPG Darussalam Blokagung, SPPG Pesanggaran, SPPG Polresta Genteng 2, dan SPPG Tegalsari 3.

Gus Dewan menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah penting bagi SPPG untuk memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Sertifikat ini menjadi jaminan bahwa makanan yang disajikan telah sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku dan sebagai persiapan akreditasi SPPG ke depan.

"Ini adalah bentuk kepedulian kami sebagai wakil rakyat untuk memastikan para penerima manfaat mendapatkan makanan yang benar-benar bergizi, sehat, dan higienis," ujar Anggota Fraksi PKB DPRD Banyuwangi tersebut, Sabtu (7/2/2026).

Anggota Komisi IV DPRD Banyuwangi tersebut menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud dukungan penuh terhadap program strategis nasional.

"Kegiatan ini adalah wujud komitmen kami dalam mendukung dan mensukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto," tegasnya.

Untuk memastikan materi yang disampaikan kompeten, pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jember dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi. Para peserta dibekali materi mulai dari keamanan pangan siap saji, penanganan penyakit bawaan pangan, proses pengolahan, hingga pemeliharaan kesehatan lingkungan dan pengendalian vektor.

Apresiasi senada juga disampaikan oleh Kepala Puskesmas Tegalsari, Nunuk Sulistyawati, S.ST, Keb, sebagai salah satu perwakilan dari Dinkes Banyuwangi. Dia menilai pembekalan ilmu pengolahan makanan standar sangat wajib bagi relawan SPPG.

"Kami sangat mengapresiasi langkah ini. Kami juga mengimbau agar kawasan SPPG tetap steril dari asap rokok. Relawan yang merokok diminta dengan sangat untuk tidak merokok saat sedang bertugas," pesan Nunuk.

Melalui sinergi ini, diharapkan pelayanan gizi di Banyuwangi semakin berkualitas dan mampu mencetak generasi yang lebih sehat melalui asupan pangan yang aman dan terstandarisasi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Syamsul Arifin
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banyuwangi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.