Bak di Tanah Suci, Ribuan Pelajar Perguruan Al-Irysad Al-Islamiyyah Banyuwangi Belajar Manasik Haji
Prosesi tawaf di Ka'bah dalam belajar manasik haji Perguruan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Banyuwangi. (FOTO: Ikromil Aufa/TIMES Indonesia)

Bak di Tanah Suci, Ribuan Pelajar Perguruan Al-Irysad Al-Islamiyyah Banyuwangi Belajar Manasik Haji

Ribuan pelajar Al-Irsyad Banyuwangi ikuti manasik haji, rasakan simulasi ibadah ala Tanah Suci sebagai pembelajaran praktik haji sejak dini.

TIMES Banyuwangi,Sabtu 2 Mei 2026, 11:35 WIB
1.9K
M
Muhamad Ikromil Aufa

BanyuwangiSuasana layaknya di Tanah Suci, Makkah dan Madinah, terasa begitu kental saat ribuan pelajar Perguruan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Banyuwangi mengikuti pembelajaran kegiatan manasik haji, Sabtu (2/5/2026).

Dengan balutan pakaian serba putih ala ihram dan perlengkapan sederhana, para siswa dan guru mulai dari KB Al-Irsyad Al-Islamiyyah, TK Al-Irsyad Al-Islamiyyah, SD Al-Irsyad, SMP Al-Irsyad, tampak antusias menjalani setiap rangkaian ibadah yang diperagakan.

Praktik haji ini diawali dengan perjalanan simbolis dari area Pabrik Kerta Basuki Rachmat (PKBR) menuju lingkungan sekolah di Jalan Basuki Rachmat, Kelurahan Singotrunan, Banyuwangi.

Perjalanan tersebut menggambarkan awal keberangkatan jemaah Haji menuju Tanah Suci. Sepanjang perjalanan, para siswa berjalan tertib sambil melantunkan talbiyah, menciptakan suasana religius yang menyentuh.

Setibanya di sekolah, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan praktik manasik haji seperti niat ihram, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, lempar jumrah di Mina, tawaf mengelilingi Ka’bah, hingga sa’I antara Bukit Shafa dan Marwah. Seluruh tahapan dijelaskan secara sederhana agar mudah dipahami oleh para siswa.

Koordinator Biah Islamiyah Perguruan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Banyuwangi, Muhammad Iqbal Attamimi, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan manasik haji ini rutin digeber setiap tahun sebagai bagian dari pembelajaran praktik bagi para siswa.

“Ini adalah bentuk praktik dari pembelajaran di kelas, di mana sebelumnya siswa sudah diajarkan konsep serta ilmu tentang haji dan umroh. Pada momen inilah mereka mempraktikkan secara langsung,” jelas Ustaz Iqbal, sapaan akrabnya, Sabtu (2/5/2026).

Ustaz Iqbal menyebut, pembelajaran yang diikuti kurang lebih 1.429 peserta ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi para siswa di masa mendatang, khususnya saat mereka berkesempatan menunaikan ibadah umroh maupun haji.

“Harapannya, ketika nanti mereka benar-benar berangkat ke Tanah Suci, mereka sudah memiliki pemahaman dan tidak bingung dalam menerapkan ilmu yang telah dipelajari,” tuturnya.

Dengan pengalaman yang dikemas mendekati suasana nyata di Tanah Suci, kegiatan ini tak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga menanamkan kesan mendalam bagi para siswa.

Melalui manasik haji ini, Perguruan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Banyuwangi berharap tumbuh kecintaan terhadap ibadah sekaligus menguatkan mimpi anak-anak untuk suatu hari nanti benar-benar menjadi tamu Allah di Baitullah. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Muhamad Ikromil Aufa
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banyuwangi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.