Debut Cadillac di F1 2026 Dimulai dari Panggung Super Bowl
TIMES Banyuwangi/Cadillac dengan livery dominasi warna hitam tak sekadar datang sebagai peserta baru. Mereka membawa ambisi besar untuk menantang peta kekuatan Formula 1 mulai musim 2026. (foto: F1)

Debut Cadillac di F1 2026 Dimulai dari Panggung Super Bowl

Cadillac resmi mengungkap livery Formula 1 2026 lewat iklan Super Bowl. Tim Amerika ini bersiap menjalani debut bersejarah di ajang F1.

TIMES Banyuwangi,Senin 9 Februari 2026, 14:09 WIB
31.9K
R
Rochmat Shobirin

JAKARTADebut Cadillac di Formula 1 dimulai dengan memperkenalkan livery mobil balap mereka untuk musim F1 2026, dengan cara yang tidak biasa: melalui iklan televisi di panggung Super Bowl, ajang olahraga paling bergengsi di Amerika.

Momen peluncuran tersebut berlangsung di sela pertandingan final National Football League (NFL) yang tahun ini digelar di Santa Clara, California, dan mempertemukan New England Patriots melawan Seattle Seahawks. Di tengah sorotan jutaan pasang mata, Cadillac menampilkan warna dan identitas visual yang akan mereka bawa pada musim debut di Formula 1.

Peluncuran livery ini menjadi tonggak penting bagi tim asal Amerika tersebut menjelang kampanye perdana mereka di F1. Bukan sekadar soal desain, momen ini menandai kesiapan Cadillac memasuki ekosistem balap paling kompetitif di dunia.

Uji Awal di Barcelona, Optimisme Mulai Terbangun

Sebelum tampil di Super Bowl, mobil Cadillac F1 lebih dulu menjalani shakedown test di Sirkuit Barcelona-Catalunya. Dalam sesi tersebut, mobil masih menggunakan livery khusus yang memuat nama para anggota pendiri tim dari Amerika Serikat dan Inggris.

Dua pembalap utama, Valtteri Bottas dan Sergio Perez, mendapat kesempatan pertama menjajal performa mobil anyar tersebut. Bottas menilai sesi uji coba ini sebagai langkah krusial bagi fondasi tim.

“Ini sangat berharga bagi kami,” ujar Bottas. Ia mengakui masih banyak tantangan teknis yang harus diselesaikan, namun optimistis dengan progres yang ditunjukkan tim. “Kami memang masih punya banyak masalah untuk dipecahkan, tetapi setiap kali turun ke lintasan, kami makin solid sebagai sebuah tim,” jelas pembalap asal Finlandia itu.

Perez: Setiap Run Memberi Arah Baru

Nada positif juga disampaikan Sergio Perez. Pembalap asal Meksiko itu menilai sesi uji di Barcelona memberi data penting untuk pengembangan mobil.

“Kami mendapatkan banyak lap, banyak informasi,” kata Perez. Menurutnya, menemukan sejumlah kendala justru menjadi bagian penting dari proses awal. “Setiap run kami terus berkembang. Sekarang kami mulai mengeksplorasi mobil, set-up, dan arah pengembangan yang ingin kami ambil. Ini awal yang baik,” ujarnya.

Struktur Tim dan Agenda Menuju Musim Perdana

Selain Bottas dan Perez, Cadillac juga menyiapkan Zhou Guanyu sebagai pembalap cadangan. Sementara itu, mantan bintang IndyCar Colton Herta akan mengemban peran sebagai pembalap penguji.

Tim ini dipimpin oleh Graeme Lowdon sebagai Team Principal, sosok berpengalaman yang dipercaya mengawal transisi Cadillac menuju Formula 1. Setelah shakedown di Barcelona, Cadillac dijadwalkan bergabung dengan tim-tim lain dalam uji coba pramusim F1 di Bahrain pada 11–13 Februari dan 18–20 Februari. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Rochmat Shobirin
|
Editor:Tim Redaksi