Seorang Pria di Banyuwangi Jadi Korban Pemukulan Hingga Pelipis Robek
Somat (38) warga Banyuwangi jadi korban pemukulan hingga luka robek di pelipis. Insiden terjadi di Desa Gitik, Rogojampi, usai berkumpul minum miras. Polisi proses. Dua Paragraf:
BANYUWANGI – Nasib malang menimpa seorang pria bernama Somat (38) warga Desa Bunder, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur. Ya, dirinya menjadi korban pemukulan hingga mengalami luka robek pada bagian pelipis.
Peristiwa tidak menyenangkan yang dialami oleh Somat itu terjadi Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi, pada Jumat (17/4/2026) dini hari sekira pukul 01.00 WIB.
Kuasa hukum Somat, Irwanto, S.H., membeberkan bahwa insiden tersebut bermula pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, kliennya sedang makan dan menikmati kopi bersama rekannya bernama Siswanto dan Firman di sebuah warung yang berlokasi di Jalan Lingkar Barat, Kecamatan Rogojampi.
Sekitar pukul 12.30 WIB, lanjut Irwanto, korban dan Siswanto diajak oleh Firman ke Desa Gitik. Kepergian mereka bertujuan untuk mencari informasi mengenai salah satu teman Firman yang dikabarkan tersandung kasus narkoba.
“Sesampainya klien saya bersama rekanya di lokasi, tepatnya di sebelah pemancingan Desa Gitik, mereka ditawari minum keras oleh warga yang kumpul di sana,” terangnya, Sabtu (18/4/2026).
Niat korban hendak pulang, usai berkumpul minum miras bersama warga setempat malah berakhir tragis. Secara tiba-tiba, Somat dipukul dengan tangan oleh salah satu orang di lokasi sebanyak dua hingga tiga kali. Serangan mendadak itu terjadi tepat saat korban berdiri untuk meninggalkan tempat kejadian

“Tanpa sebab klien saya dipukul tanpa sebab oleh orang yang telah diketahui bernama Dayat,” jelas Irwanto.
“Dari kesaksiannya, klien saya dipukul hingga tersungkur dan robek pada bagian pelipis hingga dibawa pulang oleh Siswanto,” imbuhnya.
Irwanto menyampaikan, pihaknya telah melakukan visum di RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rogojampi dengan Nomor Polisi LP/B/20/IV/2026/SPKT/POLSEK ROGOJAMPI.
“Kami telah melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib untuk mendapat penanganan,” ujarnya.
Kepala Dusun Sidorejo, Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi, Nanang membenarkan jika terlapor atas nama Dayat merupakan warga Dusun Sidorejo.
“Betul pak, Dusun Sidorejo, Desa Gitik,” terangnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Rogojampi, Ipda Ocky Heru Prasetyo, membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan yang menimpa Somat.
“Secara prinsip perkara tersebut sedang diproses, dan korban sudah kita visum,” katanya saat dikonfirmasi. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

