Hukum dan Kriminal

Kader Pemuda Pancasila Banyuwangi Alami Kekerasan, Dipukul Tiba-tiba

Jumat, 19 Januari 2024 - 14:30
Kader Pemuda Pancasila Banyuwangi Alami Kekerasan, Dipukul Tiba-tiba Johan Hartanto, kader Pemuda Pancasila Banyuwangi, mengalami luka bocor dan benjol bagian kepala setelah dihantam pentungan. (Foto: Syamsul Arifin/TIMES Indonesia)

TIMES BANYUWANGI, BANYUWANGI – Johan Hartanto, seorang kader Pemuda Pancasila asal Dusun Kedungbaru, Desa Gintangan, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, mengalami nasib malang saat menjadi korban tindakan kekerasan yang menyebabkan luka parah di bagian kepala.

Kejadian ini berlangsung pada Kamis malam menjelang dini hari (18/1/2024) di lokasi tambang galian C temannya di Dusun Susukan Kidul, Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi.

Pelaku kekerasan, S, yang dikenal sebagai jagoan kampung Dusun Susukan Kidul, bersama HM dan beberapa orang lainnya, mendatangi Johan secara tiba-tiba. Tanpa alasan jelas, S menghantam kepala Johan dengan kayu pentungan, menyebabkan luka parah dan kepala kader Pemuda Pancasila Banyuwangi itu berlumuran darah.

Peristiwa tersebut terjadi tanpa adanya konflik yang jelas, dan kepala Johan mengalami luka yang cukup serius, termasuk benjolan yang cukup besar. Johan, yang bekerja sebagai operator Excavator, berusaha membela diri, tetapi perkelahian dapat dihindari berkat campur tangan HM yang segera melerai.

"Saya ditempat tambang galian C teman saya dan sedang ngobrol dengan teman saya. Tiba-tiba mereka datang dan memukul kepala saya dengan pentungan," ungkap Johan yang mencoba membela diri.

Dengan kepala yang bocor dan berlumuran darah, Johan beserta temannya Ribul dan beberapa kader Pemuda Pancasila Banyuwangi segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Rogojampi, Polresta Banyuwangi, dengan harapan mendapatkan keadilan.

"Saya tidak terima. Saya tidak melakukan apa-apa. Mereka juga tidak tanya apa-apa, tapi langsung main pukul dengan pentungan," kata Johan.

Kasus ini saat ini dalam penanganan petugas kepolisian Polsek Rogojampi, Polresta Banyuwangi, untuk penyelidikan lebih lanjut. Johan berharap agar keadilan dapat ditegakkan terkait insiden kekerasan yang menimpanya. (*)

Pewarta : Syamsul Arifin
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Banyuwangi just now

Welcome to TIMES Banyuwangi

TIMES Banyuwangi is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.