Bantah Todong Jukir dengan Senpi, Kontraktor di Banyuwangi Akan Balik Lapor Polisi
TIMES Banyuwangi/Kontraktor Banyuwangi, Muhammad Murni Abdullah (kiri) bersama kuasa hukumnya, Moch Zaeni, SH, MH (Tengah). (FOTO: Dokumentasi TIMES Indonesia)

Bantah Todong Jukir dengan Senpi, Kontraktor di Banyuwangi Akan Balik Lapor Polisi

Merasa difitnah soal aksi koboi, seorang kontraktor Muhammad Murni Abdullah, akan melaporkan balik Fanani, petugas juru parkir (jukir) di sebuah minimarket yang berada di ...

TIMES Banyuwangi,Kamis 31 Oktober 2024, 18:55 WIB
52.8K
S
Syamsul Arifin

BANYUWANGIMerasa difitnah soal aksi koboi, seorang kontraktor Muhammad Murni Abdullah, akan melaporkan balik Fanani, petugas juru parkir (jukir) di sebuah minimarket yang berada di Jalan Banterang, Banyuwangi, Jawa Timur.

Pernyataan tersebut disampaikan Moch Zaeni, SH, MH, kuasa hukum Murni, sapaan akrab Muhammad Murni Abdullah.

“Kami akan melaporkan balik, bahwa ada laporan palsu,” katanya, Kamis (31/10/2024).

Seperti diketahui, setelah merasa ditodong senpi oleh pengendara mobil jenis sedan BMW merah muda atau pink dengan Nopol P 44 PII, pada Rabu kemarin (30/10/2024), Fanani si Jukir langsung melapor ke Polresta Banyuwangi.

Menurut Zaeni, laporan balik sengaja dilakukan lantaran berawal dari laporan berkembang isu dan selanjutnya menjadi fitnah.

“Jika (disebut) ada orang yang mengeluarkan senjata api itu tidak benar,” kilahnya.

Meski membantah jika kliennya telah melakukan aksi koboi terhadap jukir minimarket ABBA Mart, Zaeni mengakui bahwa kendaraan jenis sedan BMW warna merah muda atau pink dengan Nopol P 44 PII adalah milik Murni. Namun siapa yang mengendarai mobil tersebut saat kejadian, dia berdalih tidak tahu menahu.

Dan ketika ditanya apakah Murni memang memiliki senpi, Zaeni meminta wartawan untuk bertanya kepada pihak kepolisian. Dan data dari Polresta Banyuwangi, Murni memang tercatat memiliki senpi. Namun telah dilengkapi dengan izin.

Reaksi Murni, dengan akan melakukan laporan balik sebenarnya terkesan prematur. Karena sesuai penjelasan Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Andrew Vega, hingga saat ini kepolisian masih melakukan penelusuran siapa sebenarnya sosok Koboy yang disebut telah menodong dengan senpi si Fanani, jukir minimarket ABBA Mart.

Dengan kata lain, polisi pun masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi. Alias belum memastikan bahwa pelaku penodongan dengan senpi adalah Murni, si kontraktor Banyuwangi.

“Untuk siapa yang didalam mobil tersebut kami masih melakukan penyelidikan dan penelusuran turun lapangan. Apakah pemilik mobil atau bukan,” kata Vega.

Meski begitu, Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, memastikan laporan Fanani, tetap akan diproses.

“Sementara ini yang sudah selesai dimintai keterangan saksi-saksi korban dan saksi di TKP (Tempat Kejadian Perkara),” cetus Vega.

“Kepemilikan senpi juga masih penulusuran,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Fanani, jukir minimarket ABBA Mart, Jalan Banterang, Banyuwangi, mengaku menjadi korban aksi koboi, pada Rabu kemarin (30/10/2024). Dia yang sedang mengatur kendaraan tiba-tiba ditodong senpi oleh pengendara mobil jenis sedan BMW warga merah muda atau pink dengan Nopol P 44 PII. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Syamsul Arifin
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banyuwangi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.