Harga Kambing di Banyuwangi Mulai Rp600 Ribu per Ekor, Saat Daging Sapi Tembus Rp150 Ribu per Kg
Harga kambing hidup di Banyuwangi mulai Rp600 ribu per ekor saat harga daging sapi naik menjadi Rp150 ribu per kilogram. Peternak memprediksi harga bisa naik jelang hari raya.
BANYUWANGI – Harga kambing hidup di Kabupaten Banyuwangi saat ini terbilang sangat murah. Di sejumlah peternak, satu ekor kambing sudah bisa dibeli mulai kisaran Rp600 ribuan. Nilai tersebut bahkan setara dengan harga sekitar 4 kilogram daging sapi di pasaran.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan harga daging sapi yang mengalami kenaikan. Setelah inspeksi mendadak oleh Satgas Pangan di Pasar Blambangan pada Senin (23/2/2026), harga daging sapi tercatat naik dari Rp130 ribu menjadi Rp150 ribu per kilogram.
Perbedaan harga yang mencolok ini membuat kambing dan domba menjadi alternatif yang lebih ekonomis bagi masyarakat.
Salah satu peternak sekaligus pelaku jual beli kambing dan domba, Endang Junaidi, owner Lereng Raung Farm, mengatakan harga murah ini sudah berlangsung sekitar setahun terakhir. Untuk daging kambing atau domba, harga saat ini berada di kisaran Rp125 ribu hingga Rp130 ribu per kilogram.
“Kalau beli satu ekor, harganya kisaran Rp600 ribu sampai Rp1 juta, tergantung ukuran dan gemuknya,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).
Ia menjelaskan, kambing kategori doro atau usia sekitar 4 bulan dengan bobot 13–17 kilogram dibanderol sekitar Rp500 ribuan. Indukan afkir dijual Rp600 ribu hingga Rp800 ribu, sementara kambing gemuk berbobot 25 kilogram ke atas bisa menembus Rp1 jutaan. Untuk pejantan berbobot 20–27 kilogram, harga berkisar Rp1 juta hingga Rp1,5 juta.
Menurut Endang, dengan Rp1 juta masyarakat sudah bisa membeli satu ekor kambing untuk dikonsumsi bersama keluarga, yang dinilai jauh lebih hemat dibanding membeli daging sapi secara eceran.
Dalam sepekan, penjualan kambing dan domba bisa mencapai 100 hingga 150 ekor, tergantung permintaan. Distribusi tidak hanya untuk wilayah Banyuwangi, tetapi juga ke sejumlah daerah di Jawa Timur hingga Jakarta dan Tegal.
Ramadan kali ini disebut ada peningkatan permintaan meski belum signifikan. Penghentian impor daging karkas dari Australia turut mendorong kenaikan minat terhadap daging lokal.
Namun demikian, harga jual yang relatif rendah membuat sebagian peternak kecil menghadapi tantangan karena biaya pakan dan operasional tetap berjalan.
Endang memprediksi harga kambing berpotensi naik menjelang Idul Fitri hingga Idul Adha seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Untuk sementara, harga kambing yang masih di kisaran Rp600 ribuan per ekor menjadi angin segar di tengah melonjaknya harga daging sapi yang telah menyentuh Rp150 ribu per kilogram. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




