Banyuwangi Genjot Vaksinasi PMK untuk Jaga Kesehatan Hewan Jelang Idul Adha
Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehawan Masyarakat Veteriner Dispertan Banyuwangi, drh Nanang Sugiharto. (FOTO: Ikromil Aufa/TIMES Indonesia)

Banyuwangi Genjot Vaksinasi PMK untuk Jaga Kesehatan Hewan Jelang Idul Adha

Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Banyuwangi terus menggenjot vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.

TIMES Banyuwangi,Selasa 7 April 2026, 17:52 WIB
390
M
Muhamad Ikromil Aufa

BANYUWANGIMenjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Banyuwangi terus menggenjot vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.

Ya, langkah ini dilakukan guna memastikan kesehatan hewan kurban tetap terjaga sekaligus mencegah potensi penyebaran penyakit menular.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dispertan Banyuwangi, drh Nanang Sugiharto, mengungkapkan bahwa hingga awal April 2026, capaian vaksinasi PMK telah mencapai sekitar 66 persen dari total 29 ribu dosis yang tersedia.

“Per awal April ini, realisasi vaksinasi sudah hampir 66 persen. Target kami, seluruh vaksin yang tersedia bisa terserap tuntas paling lambat Juli 2026,” kata drh Nanang, Selasa (7/4/2026).

Nanang menjelaskan, percepatan vaksinasi menjadi bagian penting dari persiapan menghadapi Hari Raya Idul Adha, mengingat mobilitas hewan ternak cenderung meningkat menjelang hari besar keagamaan tersebut.

Selain vaksinasi, pengawasan lalu lintas ternak juga diperketat melalui penerapan persyaratan administrasi kesehatan.

Setiap hewan yang akan dikirim, baik antar kabupaten maupun antar provinsi, wajib dilengkapi dokumen resmi seperti Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) atau Sertifikat Veteriner.

“Vaksinasi menjadi salah satu syarat utama dalam penerbitan dokumen tersebut. Jadi, hewan yang akan dilalulintaskan harus sudah divaksin,” tegasnya.

Lebih lanjut, drh Nanang memastikan bahwa kondisi kesehatan hewan ternak di Bumi Blambangan saat ini relatif aman. Berdasarkan laporan terakhir, tidak ada kasus baru PMK yang ditemukan sejak Maret hingga awal April 2026.

“Kasus terakhir tercatat pada Februari lalu, sekitar 38 hingga 39 kasus. Setelah itu, hingga sekarang sudah tidak ada laporan baru,” ungkapnya.

Dengan vaksinasi yang terus masif, Dispertan Banyuwangi optimistis pelaksanaan Idul Adha tahun ini dapat berjalan lancar, dengan ketersediaan hewan kurban yang sehat dan aman bagi masyarakat. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Muhamad Ikromil Aufa
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banyuwangi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.