TIMES BANYUWANGI, BANYUWANGI – Upaya penguatan organisasi di tingkat akar rumput terus digencarkan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU). Sebanyak 20 ranting Muslimat NU se-Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur, resmi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan dalam rangka Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-100 tahun Masehi yang diselenggarakan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Muncar.
Penyerahan SK dilakukan secara simbolis oleh Ketua Yayasan Haji Muslimat NU Kabupaten Banyuwangi, Hj. Desi Prakasiwi, pada Jumat (31/1/2026). Acara berlangsung khidmat di Masjid Sabilul Huda Almarhum Mbah Yai Kamaluddin, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, dengan dihadiri jajaran pengurus NU dan Muslimat dari berbagai tingkatan.
“Alhamdulillah, saya diberi kepercayaan untuk menyerahkan SK Kepengurusan Muslimat NU kepada dua puluh ranting di Kecamatan Muncar,” ujar Hj. Desi Prakasiwi, Minggu (1/2/2026).
Dia menegaskan, legalitas kepengurusan merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran dan kiprah Muslimat NU di tengah masyarakat. Menurutnya, SK bukan sekadar dokumen administratif, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“SK ini bukan hanya administrasi, tetapi amanah untuk berkhidmat. Saya berharap pengurus ranting semakin solid, aktif, dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi umat,” ungkapnya.
20 Muslimat NU se-Kecamatan Muncar resmi menerima SK. (FOTO: Fazar Dimas/TIMES Indonesia)
Momentum satu abad Nahdlatul Ulama juga dimanfaatkan Hj. Desi Prakasiwi untuk mengajak seluruh warga Nahdliyin agar terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai yang diajarkan para pendiri NU. Dia menekankan pentingnya memegang teguh dawuh Hadratus Syaikh K.H. Hasyim Asy’ari sebagai dasar dan ruh pengabdian di NU.
“Mari kita terus mengingat dawuh Hadratus Syaikh K.H. Hasyim Asy’ari, siapa saja yang mengurus NU maka akan dianggap santrinya. Santri beliau didoakan husnul khotimah beserta anak cucunya,” tutur Hj. Desi Prakasiwi, yang juga menjabat sebagai Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi Dapil 3 yang meliputi Kecamatan Muncar dan Tegaldlimo.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Rais Syuriyah NU KH. Fahruddin Mannan, Ketua PCNU Banyuwangi Ahmad Turmudi, Ketua MWCNU Kecamatan Muncar Ustadz Hanif, Ketua Muslimat NU Kabupaten Banyuwangi Hj. Istiayanah, serta jajaran tokoh NU, badan otonom, dan para pengurus Muslimat NU di berbagai tingkatan.
Selain penyerahan SK, acara juga diisi dengan pembagian hadiah kepada ranting-ranting Muslimat NU yang diserahkan langsung oleh Ketua Muslimat NU Kecamatan Muncar. Pemberian apresiasi ini menjadi bentuk penghargaan atas peran aktif dan loyalitas kader perempuan NU dalam menggerakkan kegiatan keumatan serta sosial kemasyarakatan di wilayah Muncar.
Dengan diterimanya SK kepengurusan tersebut, diharapkan seluruh ranting Muslimat NU se-Kecamatan Muncar semakin berdaya, terorganisir, dan mampu menjadi garda terdepan dalam pelayanan umat dan penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah di tengah masyarakat. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: 20 Ranting Muslimat NU Se-Kecamatan Muncar Terima SK Kepengurusan
| Pewarta | : Fazar Dimas Priyatna |
| Editor | : Deasy Mayasari |