Berita

Menteri PUPR RI: Jembatan Gantung Manembonembo-Girian Bawah Kontraktornya Lokal dan 100 Persen TKDN

Kamis, 19 Januari 2023 - 13:31
Menteri PUPR RI: Jembatan Gantung Manembonembo-Girian Bawah Kontraktornya Lokal dan 100 Persen TKDN Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono saat saat meresmikan Jembatan Gantung Manembonembo-Girian Bawah di Kota Bitung, Rabu (18/1/2023). (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)

TIMES BANYUWANGI, BITUNG – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR RI) Basuki Hadimuljono didampingi Wakil Wali Kota Bitung Hengky Honandar meresmikan Jembatan Gantung Manembonembo-Girian Bawah yang telah selesai dibangun pada tahun 2022 lalu di Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (18/1/2023).

Menteri PUPR RI mengatakan, pembangunan jembatan gantung ini merupakan salah satu infrastruktur kerakyatan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat karena akan mempermudah akses warga antar Desa Manembonembo dan Desa Girian Bawah.

"Alhamdulillah sudah dapat diselesaikan dalam waktu lima bulan jembatan gantung ini dengan menggunakan produksi dalam negeri (TKDN) dan melibatkan kontraktor lokal. Jembatan ini sudah dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Manembonembo dan Girian Bawah, saya harapkan bisa dimanfaatkan dan dijaga lebih baik," kata Menteri PUPR RI.

Menteri PUPR RI paparkan manfaat jembatan gantung

Menteri Basuki mengatakan, pembangunan jembatan gantung akan memudahkan pergerakan dan memangkas waktu tempuh antar desa yang sebelumnya harus memutar jauh karena terpisah oleh kondisi geografis, seperti lereng, bukit, jurang, ataupun sungai.

"Hadirnya jembatan gantung mempermudah dan memperpendek akses warga masyarakat desa menuju sekolah, pasar, tempat kerja, mengurus administrasi ke kantor kelurahan atau kecamatan dan akses silaturahmi antar warga,” kata Menteri Basuki.

Basuki-Hadimuljono-b.jpg

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara Hendro Satrio Muhammad mengatakan, pembangunan Jembatan Gantung Manembonembo-Girian Bawah merupakan bagian dari bantuan Pemerintah Pusat

"Pembangunan Jembatan Gantung dimulai sejak pertengahan tahun 2022 pada bulan Agustus sesuai kontrak dan selesai pada Desember 2022. Saat ini sudah beroperasi dimanfaatkan oleh masyarakat. Dulu masyarakat harus memutar jauh atau menyeberang sungai," kata Hendro.

Nilai kontrak pembangunan jembatan gantung sepanjang 42 meter dengan lebar 1,8 m tersebut sebesar Rp4,1 miliar. Pembangunannya dilaksanakan oleh kontraktor lokal CV Amin Anugerah dan konsultan pengawas PT Fendel Structure Engineering-PT Laras Sembada (KSO).

Sintia M. Antibe, salah seorang warga yang juga pelajar di SMK Pelayaran Pelita Bahari Bitung mengaku sangat terbantu dengan kehadiran jembatan gantung yang dibangun Kementerian PUPR RI tersebut untuk melakukan aktivitas sehari-hari termasuk bersekolah.

"Dulu sebelum ada jembatan harus memutar jauh, sekarang dengan ada jembatan gantung ini jadi lebih cepat jika mau ke rumah teman dan aktivitas lainnya," ujar Sintia.

Turut hadir mendampingi Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono, Staf Ahli Menteri PUPR RI Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan, Endra S. Atmawidjaja dan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kementerian PUPR RI Sulawesi Utara Hendro Satrio Muhammad.(*)

Pewarta :
Editor : Faizal R Arief
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Banyuwangi just now

Welcome to TIMES Banyuwangi

TIMES Banyuwangi is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.