Rusia Tingkatkan Serangan Rudal ke Ukraina, 11 Warga Tewas
Kerusakan terburuk pada bangunan tempat tinggal berada di wilayah Kyiv. (FOTO: BBC/Reuters)

Rusia Tingkatkan Serangan Rudal ke Ukraina, 11 Warga Tewas

Rusia meningkatkan aksi brutalnya terhadap Ukraina, Kamis (26/1/2023) dengan meluncurkan rudal hingga ke ibu kota Kyiv. Serangan ini menyebabkan ... ...

TIMES Banyuwangi,Jumat 27 Januari 2023, 09:28 WIB
681.5K
W
Widodo Irianto

JAKARTARusia meningkatkan aksi brutalnya terhadap Ukraina, Kamis (26/1/2023) dengan meluncurkan rudal hingga ke ibu kota Kyiv. Serangan ini menyebabkan 11 warga sipil tewas dan 11 lainnya luka-luka.

Dilansir Al Jazeera, gelombang serangan di seluruh Ukraina terjadi, sehari setelah Ukraina mendapat kepastian akan bantuan tank tempur dari AS dan sekutu baratnya.

Menurut Rusia bantuan yang realisasi fisiknya belum diterima  itu dinilai sebagai tanda meningkatnya keterlibatan langsung Barat dalam perang.

Sebelum serangan itu terjadi,  gelombang drone kamikaze juga menargetkan kota-kota dalam semalam.

Menurut pejabat Ukraina, 20 rudal diantaranya yang diluncurkan ke ibu kota Kyiv, telah ditembak jatuh.

Pihak berwenang di Odesa di pantai Laut Hitam menegaskan, beberapa fasilitas infrastruktur energi terkena dampak terhadap pasokan listrik.

Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, seperti dilansir di Kyiv Post, mengkonfirmasi satu ledakan terjadi di ibu kota, dan ia minta warganya untuk tetap di tempat perlindungan.

Ditambahkan, bahwa karena bagian dari roket menghantam sebuah bangunan non-perumahan di distrik Holosiivskyi, seorang pria berusia 55 tahun tewas dan dua lainnya luka-luka.

Pembangkit listrik swasta terbesar di Ukraina, DTEK mengatakan, pemadaman darurat diberlakukan di Kyiv dan wilayah Dnipropetrovsk,

Juru bicara militer Ukraina, Yuriy Ignat mengatakan kepada media lokal bahwa beberapa pembom Tu-95 Rusia juga telah melancarkan serangan rudal dari wilayah utara Murmansk.

"Kami memperkirakan lebih dari 30 rudal telah muncul di berbagai wilayah, dan sistem pertahanan udara sudah bekerja," katanya.

Peringatan serangan udara yang dimulai sejak pukul 07:45 waktu Kyiv saat ini masih berlaku di seluruh negeri.

Serangan hari ini terjadi setelah semalam tanpa tidur bagi banyak orang di Ukraina karena Rusia terus menerus meluncurkan gelombang drone kamikaze buatan Iran terhadap kota-kota termasuk Kyiv.

Dikatakan, pertahanan udara Ukraina telah menembak jatuh 24 diantaranya.

Serangan rudal dalam gelombang besar terakhir Rusia terhadap Ukraina terjadi pada Sabtu 14 Januari dimana sebuah roket menghantam sebuah bangunan tempat tinggal di Dnipro menewaskan sedikitnya 46 orang.

Hari ini aksi brutal Rusia ditingkatkan kembali dengan meluncurkan gelombang rudal ke Ukraina sehari setelah Jerman dan AS menjanjikan tank utama untuk membantu perjuangan Kyiv melawan agresi itu dimana 11 orang tewas dan 11 lainnya luka-luka dan 35 bangunan dihantam di beberapa daerah. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Widodo Irianto
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banyuwangi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.