Berita

Anda Jomblo? Yuk Ikutan Ruqyah Massal Bareng JRA Joko Samudro Banyuwangi

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 15:50
Anda Jomblo? Yuk Ikutan Ruqyah Massal Bareng JRA Joko Samudro Banyuwangi Pembina PC JRA Joko Samudro Banyuwangi, KH. Mudhakir Salim (Foto: Rizki Alfian/ TIMES Indonesia)

TIMES BANYUWANGI, BANYUWANGI – Jam'iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Joko Samudro Banyuwangi, Jawa Timur akan menggelar ruqyah massal di Yayasan Sabilul Qur'an, Dusun Tugung, Desa/ Kecamatan Sempu, Banyuwangi, pada Minggu (17/10/2021) pagi.

Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut, dibuka untuk masyarakat umum. Sasaran ruqyah meliputi penyakit medis, non medis, psikis, belum dapat jodoh, belum dapat keturunan, kecanduan game dan lain sebagainya.

Pembina PC JRA Joko Samudro Banyuwangi, KH. Mudhakir Salim mengatakan, acara ruqyah massal tersebut digelar dalam rangka memperingati hari santri nasional. Tema dalam acara ruqyah tersebut adalah 'Santri Siaga Jiwa Raga'.

"Bagi siapa saja yang ingin daftar kami persilahkan untuk datang langsung atau menghubungi panitia," katanya.

Pengasuh Pondok Pesantren Tsamaroturroudloh Tegalsari, yang kerap disapa Gus Mudhakir tersebut menjelaskan, ruqyah massal itu menggunakan metode terapi Qur'an. Selain ruqyah juga ada bekam, gurah, totok, fasdu dan herbal.

"As-Sa'di dalam kitabnya, Taisir al-Karim ar-Rahman fi Tafsir Kalam al-Manan, menjelaskan bahwa Al-Qur’an adalah penyembuh bagi semua penyakit hati. Baik berupa syahwat yang menghalangi manusia untuk taat kepada syariat atau syubhat yang mengotori iman," ungkap Gus Mudhakir.

Dalam Al-Qur’an, lanjut Gus Mudhakir, terdapat nasihat, motivasi, peringatan, janji, dan ancaman yang akan memicu seseorang pada sikap harap (raja') dan takut (khauf).

"Ketika hati seseorang sehat, tidak banyak berisi syahwat dan syubhat, anggota badan pun akan mengikutinya. Karena, anggota badan akan jadi baik jika hatinya baik. Ia juga menjadi rusak, jika hatinya rusak," ujarnya.

"Oleh sebab itu, selain menjadi obat penyembuh bagi penyakit hati dan jiwa, Al-Qur’an juga menjadi obat penyembuh penyakit fisik," imbuh Gus Mudhakir.

Gus Mudhakir lantas mengutip Asy-Syinqithi dalam kitabnya Tafsir Adhwa'ul Bayan. Disitu menjelaskan bahwa Al-Qur’an adalah obat penyembuh yang mencakup obat bagi penyakit hati dan jiwa, seperti keraguan, kemunafikan, dan perkara lainnya.

Selain itu, Al-Qur’an bisa juga menjadi obat bagi jasmani jika dilakukan ruqyah kepada orang yang sakit. Ibnul Qayyim dalam kitabnya, Zad al-Ma'ad, menjelaskan, Al-Qur’an adalah penyembuh yang sempurna dari seluruh penyakit hati dan jasmani, demikian pula penyakit dunia dan akhirat.

"Tidak setiap orang diberi keahlian dan taufik untuk menjadikannya sebagai obat. Jika seorang yang sakit konsisten berobat dengannya dan meletakkan pada sakitnya dengan penuh kejujuran dan keimanan, penerimaan yang sempurna, keyakinan yang kukuh, dan menyempurnakan syaratnya, niscaya penyakit apa pun tidak akan mampu menghadapinya," tandas Gus Mudhakir.

Ruqyah merupakan metode penyembuhan dengan cara membacakan sesuatu pada orang yang sakit akibat dari ‘ain (mata hasad), sengatan hewan, bisa, sihir, rasa sakit, gila, kerasukan dan gangguan jin. Ritual ruqyah dipercayai sudah berlangsung ratusan bahkan ribuan tahun lalu. Tertarik? Yuk ikutan. (*)

Pewarta : Rizki Alfian
Editor : Deasy Mayasari
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Banyuwangi just now

Welcome to TIMES Banyuwangi

TIMES Banyuwangi is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.