Berita

Gunung Raung Keluarkan Asap, Status Masih Normal

Jumat, 24 September 2021 - 16:59
Gunung Raung Keluarkan Asap, Status Masih Normal Visual Gunung Raung saat mengeluarkan asap putih dari atas kawah (Foto : PPGA Raung for TIMESIndonesia)

TIMES BANYUWANGI, BANYUWANGI – Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunung Api Raung (PPGA Raung), Kecamatan Songgon, Banyuwangi merilis kondisi terkini gunung Raung.

Data periode pengamatan pada Jumat (24/9/2021) pukul 00.00 - 24.00 WIB, kondisi cuaca sekitar gunung berawan, mendung, dan hujan. Angin bertiup lemah ke arah utara, timur, dan selatan. Suhu udara 20-36 °C. Volume curah hujan 42.3 mm per hari.

Gempa hembusan terjadi sebanyak 16 kali, Amplitudo : 5-11 mm dengan durasi : 28-77 detik. Tektonik Jauh terjadi sebanyak 3 kali, Amplitudo : 12-27 mm, S-P : 15-25 detik, dengan durasi : 59-64 detik. Dan gempa Tremor menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 0.5-9 mm (dominan 1.5 mm).

Sementara untuk tingkat aktivitas gunung berapi aktif setinggi 3332 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu masih dalam kategori level I atau normal.

Meski begitu, PPGA Raung, yang berada di Dusun Mangaran, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi itu mengimbau kepada masyarakat untuk tidak turun ke dasar kawah atau mendekati kawah yang ada di puncak.

Gunung-Raung-Banyuwangi-1.jpg

PPGA Raung juga melarang pengunjung berkemah di sekitar puncak/bibir kaldera atau Kawah Gunung Raung untuk menghindari potensi bahaya gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan jiwa manusia.

Sebelumnya diberitakan, Gunung Api Raung kembali mengeluarkan asap putih dari dalam kawah, pada Jumat (24/9/2021) pagi.

"Visual Raung pada 24/9/2021 Pukul 04.56 Wib, teramati asap putih sedang dengan tinggi 50 meter," kata Petugas PPGA Raung, Burhan Alethea kepada TIMESIndonesia.

Burhan menjelaskan, asap putih yang keluar dari dalam gunung setinggi 3332 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu, akibat adanya reaksi gas dengan air yang berada di dalam kawah Gunung Raung.

"Iya, asap putih reaksi gas dengan air," ungkapnya.

Kondisi tersebut, kata Burhan terjadi sudah beberapa kali sejak penurunan status Gunung Raung dari level II waspada ke level I normal pada Agustus 2021 lalu.

"Sudah beberapa kali, hanya saja tidak terlihat kalau pas gunung berkabut atau asap tidak mencapai di atas kaldera," terangnya.

"Dari segi kegempaan masih terekam tremor menerus hingga saat ini, yang berarti magma masih bergerak di posisi dangkal," kata Burhan.

Menurut Burhan, kegempaan tremor pada gunung yang terletak di tiga perbatasan kabupaten yakni Banyuwangi, Bondowoso dan Kabupaten Jember, itu sempat mengalami peningkatan. Namun saat ini sudah cenderung turun.

"Posisi sedang menurun lagi setelah enam hari yang lalu sempat naik," ungkapnya.

Pantauan TIMES Indonesia, pada Jumat (24/9/2021) sore Gunung Raung terlihat tertutup oleh kabut tebal. Asap putih yang sebelumnya mengepul dari atas kawah tidak terlihat karena tertutup mendung. (*)

Pewarta : Rizki Alfian
Editor : Faizal R Arief
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Banyuwangi just now

Welcome to TIMES Banyuwangi

TIMES Banyuwangi is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.