TIMES BANYUWANGI, BANYUWANGI – Kabar baik datang dari para tukang becak di Banyuwangi. Sebanyak 200 unit becak listrik bantuan dari Presiden Prabowo Subianto telah tiba di Bumi Blambangan.
Ratusan becak yang datang pada Senin (12/1/2026) ini, menjadi angin segar, terutama bagi para pengemudi becak lanjut usia yang selama ini masih mengandalkan tenaga fisik untuk mencari nafkah.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut baik kedatangan ratusan becak listrik tersebut. Menurutnya, program ini sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap kesejahteraan para tukang becak, khususnya yang sudah berusia lanjut.
“Alhamdulillah bantuan becak listrik telah tiba di Banyuwangi. Terima kasih Bapak Presiden. Program ini akan sangat meringankan para pengemudi becak yang sudah lanjut usia,” kata Ipuk, Selasa (13/1/2026).
Menurut Ipuk, bantuan elektrifikasi angkutan roda tiga ini memang diprioritaskan bagi tukang becak berusia di atas 60 tahun. Dengan adanya becak listrik, mereka tak lagi harus mengayuh dengan tenaga penuh setiap hari.
“Dengan bantuan ini, para tukang becak yang usianya sudah sepuh bisa lebih mudah dan ringan dalam bekerja. Semoga ini bisa mendukung peningkatan kesejahteraan mereka,” ujarnya.
Ratusan becak listrik tersebut disalurkan melalui Gerakan Sosial Nasional (GSN) yang ditunjuk untuk mendistribusikan bantuan kepada para penerima. Perwakilan GSN, Candra Mahardika, menjelaskan bahwa sasaran utama program ini adalah tukang becak lansia.
“Prioritas utama memang untuk tukang becak lanjut usia. Untuk usia 55 sampai 60 tahun kuotanya hanya 20 orang, selebihnya diutamakan yang berusia di atas 60 tahun,” kata Candra.
Saat ini, GSN telah mendata sekitar 100 tukang becak yang dipastikan akan menerima bantuan. Sementara 100 calon penerima lainnya masih dalam proses pendataan. GSN juga menggandeng pemerintah daerah untuk memastikan penyaluran becak listrik benar-benar tepat sasaran.
“Becak listrik ini tidak boleh diberikan ke selain tukang becak. Penerimanya boleh dari kecamatan mana saja, yang penting aktif sebagai tukang becak dan memenuhi syarat usia,” tegasnya.
Untuk sementara, seluruh becak listrik ditempatkan di area Gedung Korpri Banyuwangi. Sebelum diserahkan kepada para tukang becak, kendaraan tersebut terlebih dahulu mendapatkan penanganan dasar dan pengecekan oleh mekanik.
Pengiriman becak listrik ke Banyuwangi dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama sebanyak 100 unit tiba pada awal Januari 2026, disusul tahap kedua sebanyak 100 unit yang datang pada Senin pagi,12 Januari 2026.
Becak listrik bantuan Presiden Prabowo ini merupakan produk buatan PT Pindad. Setiap unit dilengkapi dengan kanopi, spion, lampu, sadel, serta tempat duduk penumpang yang dirancang nyaman.
Dari sisi performa, becak listrik ini dibekali motor penggerak dengan baterai yang mampu menempuh jarak hingga sekitar 50 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Candra menyebut, pengoperasian dan perawatan becak listrik tergolong mudah. Pengisian daya bisa dilakukan di rumah, sementara perawatan rutin dapat ditangani oleh mekanik yang tersedia di Banyuwangi.
“Jika terjadi kendala selama masa garansi satu tahun, kami akan mengupayakan pendampingan dan penanganan dari pihak kami,” tutupnya. (*)
| Pewarta | : Muhamad Ikromil Aufa |
| Editor | : Ferry Agusta Satrio |