7 Motif Kain Tenunan Sumba Timur yang Penuh Makna dan Spesial
Makna kain tenun khas Sumba yang mencerminkan kehidupan dan kepercayaan budaya masyarakat Sumba. (Foto: Budaya Sumba)

7 Motif Kain Tenunan Sumba Timur yang Penuh Makna dan Spesial

Motif kain tenunan Sumba Timur memiliki arti khusus tersendiri dan juga sebagai media komunikasi yang menyampaikan nilai-nilai kehidupan, kepercayaan dan budaya masyarakat Sumba melalui simbol-simbol.

TIMES Banyuwangi,Minggu 27 April 2025, 07:20 WIB
649.4K
M
Moh Habibudin

Sumba TimurAda tujuh motif kain tenunan Sumba Timur yang penuh makna dan spesial bagi para pengguna busana bermotif Sumba seakan menunjukkan kebanggaan dan penampilan tersendiri.

“Motif kain tenun Sumba Timur ini menjadi salah satu identitas suatu daerah karena nilai yang diusungkannya menggambarkan status sosial dimana motif tertentu dipakai oleh kaum bangsawan atau tetua adat,” kata Pemerhati Tenun Ikat Sumba Timur Umbu Randja, Sabtu (26/4/2025).

Ia mengatakan, dalam adat budaya kain tenunan Sumba Timur ada beragam motif yang ditampilkan. Kain ini dipakai saat mengadakan acara adat seperti acara pernikahan, menyambut tamu atau upacara adat lainnya hingga secara luas digunakan sebagai pakaian seragam pada hari kerja ASN.

“Dengan berpakaian adat Sumba Timur ini tentu ada rasa kebanggaan tersendiri karena berpakaian adat ini sudah menunjukkan ciri khas kita sebagai orang Sumba,” tutur Umbu.

Adapun kata dia, Kain tenun Sumba memiliki berbagai motif unik yang melambangkan makna khusus. Pertaman, Motif Ayam melambangkan, ayam saat berkokok pagi hari  untuk membangun manusia, kehidupan serta pemimpin yang bersifat melindungi.

Kedua, Motif Kuda melambangkan kejantanan, kebesaran, keberanian, ketangkasan, kebanggaan dan status sosial. Ketiga, Motif Rusa melambangkan keberanian pemimpin uantu bertindak dan bijaksana dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Keempat, Motif Manusia berasal dari Sumba Timur yang melambangkan kepolosan, ketakutan dan juga ketersendirian. Kain tenunan motif ini biasanya menjadi favorit para wisatawan. Kelima, Motif Mamuli berasal dari Kabupaten Sumba Barat yang biasa dipakai para wanita Sumba Barat yang maskulin dan feminim. “Ini menjadi favorit para wanita disana,”.

Keenam, Motif Singa atau Mahang berasal dari Sumba Timur. motif ini terinspirasi dari gambar uang Belanda atau Mahang Appa Uki karena di sana tidak terdapat hewan singa. Hal ini membuktikan bahwa sejak dahulu kala masyarakat telah mengenal hubungan dengan dunia luar.

Dan ketujuh, Motif Patola Kamba berasal dari Sumba Timur adalah sebutan untuk kain tenun Sumba berwarna merah sedangkan motif ini memiliki makna keindahan dan persahabatan.

“Jadi motif-motif ini memiliki arti khusus tersendiri jika dipahami juga sebagai media komunikasi yang menyampaikan nilai-nilai kehidupan, kepercayaan dan budaya masyarakat Sumba melalui simbol-simbol yang kaya akan makna juga spesial bagi pemakai kain tenun khas Sumba,”ucap Umbu. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Moh Habibudin
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banyuwangi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.