Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menetapkan Ali Yafie sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Situbondo.
BANYUWANGI – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menetapkan Ali Yafie sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Situbondo. Penetapan tersebut dibacakan langsung Wakil Ketua Umum DPP PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal, melalui Zoom Meeting, Kamis (11/6/2026).
Penetapan itu merupakan puncak dari rangkaian proses penjaringan calon ketua DPC yang telah berlangsung beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, DPP PKB membuka mekanisme seleksi melalui Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang diikuti sejumlah kader potensial dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Situbondo.
Selain mengikuti UKK, para kandidat juga menjalani tahapan evaluasi dan pendalaman terkait kapasitas kepemimpinan, kemampuan organisasi, loyalitas terhadap partai, hingga strategi pengembangan PKB di daerah. Hasil dari seluruh proses tersebut kemudian menjadi dasar DPP dalam menetapkan kepengurusan definitif DPC PKB di Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Cucun Ahmad Syamsurijal menyebut keputusan yang diumumkan merupakan hasil dari proses organisasi yang panjang dan dilakukan secara berjenjang oleh DPP PKB.
"Ini hasil keputusan setelah melalui proses pencalonan dari beberapa bulan lalu. Kita ucapkan selamat kepada seluruh Ketua DPC se-Jawa Timur," ujar Cucun.
Wakil Ketua Umum DPP PKB itu juga meminta para ketua DPC yang telah ditetapkan segera bergerak menyusun kepengurusan dan merancang program kerja partai di daerah masing-masing.
"Selanjutnya silakan susun kepengurusan dan pelantikan berikut agenda kegiatan dalam musyawarah kerja," katanya.
Bagi PKB Situbondo, penetapan Ali Yafie menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi partai sekaligus menyiapkan langkah menghadapi berbagai tantangan politik dan sosial yang berkembang di masyarakat.
Ali Yafie menegaskan bahwa kepemimpinannya tidak hanya berorientasi pada kemenangan elektoral. Menurutnya, PKB harus mampu menghadirkan manfaat nyata melalui kerja-kerja politik yang langsung dirasakan masyarakat.
"Kita tidak hanya sekadar menang secara elektoral. Ada kerja dan ibadah politik yang harus kita lakukan, yang tidak hanya berdampak terhadap kinerja elektoral PKB, tetapi juga memformulasikan partai ini terus hadir dan bekerja untuk masyarakat," ujar Yafie.
Menurut Yafie, kondisi masyarakat saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Tekanan ekonomi, perubahan pola sosial, hingga meningkatnya kebutuhan hidup warga harus menjadi perhatian serius seluruh kader PKB.
Oleh karena itu, ia meminta seluruh jajaran pengurus, mulai tingkat cabang, PAC hingga ranting, untuk memperkuat pendampingan terhadap masyarakat dan menjaga hubungan dengan konstituen secara berkelanjutan.
"Kita harus terus turun ke bawah mendampingi masyarakat. Konstituen PKB harus terus dirawat. Jangan hanya hadir saat momentum politik, tetapi hadir ketika masyarakat membutuhkan," tegasnya.
Ali Yafie juga mengingatkan bahwa PKB memiliki sejarah panjang sebagai kekuatan politik utama di Situbondo. Sejak berdiri pada 1999, PKB hampir selalu menjadi partai pemenang dan menempatkan kadernya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Situbondo, kecuali pada pemilu 2009 saja.
"Kita mesti menjadi solusi buat masyarakat. Kita harus melakukan politik kehadiran, yakni membawa solusi terhadap setiap masalah yang dialami masyarakat. Itu yang akan menjadi semangat PKB Situbondo ke depan," tandasnya.
Dengan terbitnya keputusan DPP PKB tersebut, DPC PKB Situbondo kini bersiap menyusun struktur kepengurusan baru, melaksanakan pelantikan, serta menggelar musyawarah kerja sebagai langkah awal merumuskan agenda politik dan pengabdian kepada masyarakat selama masa kepemimpinan Ali Yafie. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

