Cuaca Buruk di Selat Bali, Pelabuhan Ketapang Sempat Ditutup 2,5 Jam
Cuaca buruk membayangi lintasan penyeberangan Selat Bali. Aktivitas pelayaran di Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, sempat dihentikan.
BANYUWANGI – Cuaca buruk membayangi lintasan penyeberangan Selat Bali. Akibatnya aktivitas pelayaran di Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, sempat dihentikan sementara selama 2,5 jam, Selasa (28/7/2026) demi keselamatan.
Penutupan tersebut dibenarkan oleh Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) BPTD pelabuhan Ketapang, Tarto Saefullah. Dirinya mengatakan jika ada penutupan sementara pelayaran mulai dari pukul 10.11 WIB sampai dengan 12.45 WIB.
“Iya, ada penutupan sementara pelayaran di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk oleh KSOP Tanjung Wangi hampir 3 jam karena adanya cuaca buruk,” jelasnya.
Berdasarkan informasi di lapangan, ketinggian gelombang laut di kawasan tersebut dilaporkan mencapai 1 hingga 1,5 meter. Kondisi ini diperparah oleh hembusan angin kencang yang diperkirakan mencapai 35 sampai 40 knot.
Karena fenomena itu, kapal kesulitan untuk bersandar maupun melakukan proses bongkar muat penumpang dan kendaraan di dermaga.
Sementara itu, imbas penutupan sementara tersebut, antrean kendaraan mulai memadati area parkir Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. sejumlah pengguna jasa terpaksa tertahan dan bersabar menunggu hingga otoritas kembali membuka jalur penyeberangan menuju Bali.
“Ada penumpukan calon penumpang tadi, tapi tidak sampai antrian ke jalan. Alhamdulillah sekarang sudah jalan lancar kembali,” tutur Tarto. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

