Kabar Gembira! Pasien BPJS Kesehatan Segera Bisa Akses Layanan Kemoterapi di RSUD Blambangan
Layanan kemoterapi di RSUD Blambangan Banyuwangi dipastikan akan segera terintegrasi dengan layanan BPJS Kesehatan.
BANYUWANGI – Layanan kemoterapi di RSUD Blambangan Banyuwangi dipastikan akan segera terintegrasi dengan layanan BPJS Kesehatan. Selama ini, meski fasilitas di RS milik daerah tersebut sudah mumpuni, pasien BPJS Keshatan masih harus dirujuk ke luar kota untuk mendapatkan pengobatan.
Langkah percepatan ini menjadi fokus utama setelah manajemen BPJS Kesehatan bertemu langsung dengan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, untuk membahas finalisasi kerja sama layanan tersebut.
Ipuk menegaskan bahwa kehadiran layanan ini bukan sekadar soal administrasi, melainkan kemanusiaan. Dengan tersedianya kemoterapi yang ter-cover BPJS Kesehatan di Banyuwangi, pasien tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh yang menguras energi dan biaya.
“Kami berharap kerjasama ini segera terealisasi, karena tidak hanya meringankan beban pasien, namun juga keluarga mereka,” ujar Ipuk, Sabtu, (14/3/2026).
Kepala BPJS Kesehatan Banyuwangi Muhammad Masrur Ridwan, mengatakan wewenang untuk memutuskan dibuka atau tidaknya layanan kemoterapi bagi pasien BPJS Kesehatan di Banyuwangi ada di kantor pusat. Sebagai langkah awal dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan verifikasi terhadap syarat-syaratnya.
“Kami berkomitmen untuk mendukung program kesehatan di Banyuwangi salah satunya dalam hal layanan kemoterapi. Layanan ini bisa dilakukan syarat-syarat untuk kelengkapan layanan baik SDM maupun sarana prasarana sudah sesuai aturan,” kata Kepala BPJS Kesehatan Banyuwangi Muhammad Masrur.
“Segera setelah melakukan verifikasi kami akan berkoordinasi dengan kantor pusat untuk melakukan supervisi. Insyaallah kalau sudah ada kesepakatan, layanan kemoterapi di RSUD Blambangan bisa dilaksanakan tahun ini,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Blambangan menambahkan, dr. Asiyah saat ini untuk fasilitas baik sarana dan prasarana serta SDM pelaksana layanan kemoterapi di RSUD Blambangan sudah terpenuhi.
"Dari aspek sarana dan prasarana,RSUD Blambangan telah memenuhi kebutuhan layanan kemoterapi," kata dr. Aisyiah.
Sarana dan prasana tersebut meliputi Ruang Handling Sitotoksik (ruang peracikan obat kemoterapi) yang dilengkapi dengan BioSafety Cabinet (BSC) beserta perlengkapan standar keamanan sesuai ketentuan. Serta Ruang One Day Care Kemoterapi yakni ruangan khusus untuk pemberian obat kemoterapi kepada pasien secara rawat jalan.
Dari sisi SDM telah tersedia tenaga dokter spesialis/Subspesialis yang terdiri atas Dokter Subspesialis Bedah Onkologi, Dokter Subspesialis Onkologi Toraks, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Fellowship Internis Fellow Onkologi (IFO) dan Dokter Spesialis Paru Fellowship Terapi Sistemik Onkologi Toraks. Didukung dengan tenaga kefarmasian dan keperawatan kemoterapi. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

