Rumah di Banyuwangi Dibobol Maling, Perhiasan dan Tabungan untuk Lebaran Ludes
TIMES Banyuwangi/Kondisi jendela rumah korban terbuka dan kamar berantakan usai dibobol maling. (FOTO : Tangkapan layar video)

Rumah di Banyuwangi Dibobol Maling, Perhiasan dan Tabungan untuk Lebaran Ludes

Rumah di Desa Balak, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, dibobol maling. emas dan uang tabungan untuk lebaran turut ludes dibawa pelaku.

TIMES Banyuwangi,Rabu 4 Maret 2026, 13:51 WIB
338
A
Anggara Cahya

BANYUWANGINasib malang menimpa pasutri di Dusun Tapakbayan, Desa Balak, Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Di tengah persiapan menyambut hari raya Idul Fitri rumah mereka justru disatroni pada pada Selasa (03/03/2026). Akibatnya, perhiasan emas serta uang tabungan untuk lebaran ludes tak bersisa.

Kapolsek Songgon, AKP Pudji Wahyono, membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. Dirinya mengatakan, jika pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari korban bernama Darno (60) dan istrinya Ketut (60).

“Setelah menerima laporan, anggota langsung menuju TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

“Saat ini kepolisian masih berupaya menyelidiki lebih lanjut serta memburu pelaku pencurian tersebut,” imbuh AKP Pudji.

Berdasarkan laporan dari korban, peristiwa pembobolan itu diperkirakan terjadi sebelum waktu dhuhur. Pasalnya muncul kecurigaan warga saat memasuki waktu dzuhur ketika melihat kondisi rumah korban yang tak seperti biasanya.

Adapun yang tampak tak biasa tersebut yakni terlihat jendela samping rumah korban yang menghadap ke sungai terlihat terbuka.

“Berdasarkan olah TKP, diduga pelaku membuka dengan paksa dengan cara dicongkel karena ada bekas kurasakan pada jendela,” terang AKP Pudji.

Diketahui, dari dalam rumah korban pelaku telah membawa kabur sejumlah perhiasan emas berupa gelang dan cincin. Selain itu, uang tunai sekitar Rp3 juta juga dilaporkan hilang. Untuk jumlah pasti perhiasan yang diambil, korban masih dilakukan pendataan.

“Akibat kejadian itu, korban disebut sempat histeris karena merasa kehilangan hasil jerih payah yang dikumpulkan sedikit demi sedikit untuk persiapan hari raya,” papar AKP Pudji.

Sementara itu, berdasarkan keterangan dari tetangga korban Fitriyah (29). Diduga aksi pencurian itu berlangsung, ketika Darno dan Ketut tengah bekerja di sawah, yang saat itu kondisi rumah memang sering kosong pada siang hari.

“Rumahnya itu di belakang, pinggir sungai. Tetangganya cuma tiga rumah dan semuanya kebetulan sedang tidak ada di rumah. Lingkungannya sepi, masuk ke dalam, sebelahnya kebun,” ujarnya.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Anggara Cahya
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banyuwangi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.