Granat Ditemukan di Perkebunan Banyuwangi, Tim Gegana Lakukan Pemusnahan
Personel Gegana tengah mengamankan temuan Granat. (FOTO : Polresta Banyuwangi gor TIMES Indonesia) Foto B. Sterilisasi untuk dilakukan disposal. (FOTO : Polresta Banyuwangi For TIMES Indonesia)

Granat Ditemukan di Perkebunan Banyuwangi, Tim Gegana Lakukan Pemusnahan

Warga Banyuwangi menemukan granat gagal ledak di kebun karet Glenmore. Tim Gegana Polda Jatim langsung melakukan pemusnahan di lokasi.

TIMES Banyuwangi,Rabu 6 Mei 2026, 09:22 WIB
1.4K
A
Anggara Cahya

BanyuwangiTerjadi penemuan benda diduga granat dalam kondisi gagal ledak di area perkebunan karet Afdeling Besaran, Kebun Kendenglembu, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (5/5/2026).

Menanggapi temuan berbahaya tersebut, Tim Komposit Gegana Unit Jibom Sat Brimob Polda Jatim langsung diterjunkan untuk melakukan pemusnahan (disposal) guna mengantisipasi potensi bahaya.

Berdasarkan keterangan polisi, benda diduga granat itu pertama kali ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, seorang warga bernama Aladin (45) tengah melakukan aktivitas pemupukan tanaman karet di lokasi perkebunan dan melihat benda mencurigakan.

Menyadari potensi bahaya, Aladin segera melaporkan temuan tersebut kepada pihak administrasi perkebunan, yang kemudian diteruskan ke Polsek Glenmore pada pukul 09.55 WIB.

article
Sterilisasi untuk dilakukan disposal. (FOTO : Polresta Banyuwangi For TIMES Indonesia)

Kapolsek Glenmore, AKP Budi Hermawan, mengatakan pihaknya langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan warga.

“Begitu kami menerima informasi, anggota langsung menuju TKP untuk melakukan pengamanan awal. Area langsung kami sterilkan dan dipasang garis polisi agar masyarakat tidak mendekat,” jelasnya, Rabu (6/5/2026).

Polsek Glenmore kemudian menyerahkan penanganan kepada Polresta Banyuwangi. Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan tim Gegana Polda Jatim untuk memastikan jenis dan kondisi benda tersebut.

Tim Komposit Gegana Unit Jibom dari Kompi Bondowoso yang dipimpin Aipda Halili tiba di lokasi sekitar pukul 14.40 WIB. Setelah dilakukan identifikasi, petugas memutuskan untuk melakukan disposal atau pemusnahan di tempat demi keamanan.

Berdasarkan hasil identifikasi awal, benda tersebut merupakan granat tangan jenis 5 Off buatan Pindad yang ditemukan dalam kondisi gagal ledak. Meski demikian, benda tersebut tetap berpotensi membahayakan jika tidak segera ditangani secara prosedural.

Proses pemusnahan dilakukan di lokasi aman di sekitar TKP. Kegiatan disposal berjalan lancar, aman, dan kondusif tanpa menimbulkan dampak negatif bagi warga sekitar maupun lingkungan perkebunan.

Polresta Banyuwangi melalui jajaran Polsek mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan benda mencurigakan.

“Kami mengimbau warga jika menemukan benda yang diduga berbahaya, segera laporkan ke pihak berwajib dan jangan mencoba menanganinya sendiri,” ujar AKP Budi Hermawan.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Anggara Cahya
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banyuwangi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.