Jenazah Diduga KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan Terdampar di Pantai Plengkung Banyuwangi
Petugas kepolisian yang tergabung dalam SRU Darat Tim Sar Gabungan tengah membawa jasad dari Pantai Plengkung TNAP untuk dilakukan identifikasi. (Foto : Polsek Tegaldlimo for TIMES Indonesia)

Jenazah Diduga KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan Terdampar di Pantai Plengkung Banyuwangi

Satu jenazah yang diduga korban KMP Tunu Pratama Jaya kembali ditemukan. Kali ini jasad terdampar di pesisir Pantai Plengkung, Taman Nasional Alas Purwo, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, Kamis (10/7/2025).

TIMES Banyuwangi,Kamis 10 Juli 2025, 11:48 WIB
23.2K
S
Syamsul Arifin

TIMESINDONESIASatu jenazah yang diduga korban KMP Tunu Pratama Jaya kembali ditemukan. Kali ini jasad terdampar di pesisir Pantai Plengkung, Taman Nasional Alas Purwo, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, Kamis (10/7/2025). 

Penemuan jenazah terjadi sekitar pukul 03.58 WIB, oleh dua warga yaitu Muhahir dan Nanang, dimana mereka tengah melakukan patroli di sepanjang garis pantai Blok Kacangan. Tak sengaja keduanya melihat sesosok tubuh tergeletak di pasir dengan kondisi yang sudah cukup mengenaskan. 

Keduanya segera melaporkan temuan tersebut ke Polsek Tegaldlimo. Dengan cepat setelah mendapat laporan, tim SAR gabungan kemudian terjun ke lokasi mengevakuasi jenazah tersebut.

"Laporan kami terima pada pukul 04.00 WIB. Kemudian evakuasi dilakukan pada pukul 05.30 WIB bersama anggota dan Babinsa, dan petugas TN Alas Purwo," kata Kapolsek Tegaldlimo, Iptu Sadimun saat dikonfirmasi, Kamis (10/7/2025).

Jenazah berhasil dievakuasi dalam kondisi tanpa identitas dengan hanya memakain kaos uang sudah sobek dan celana jeans pendek. Proses evakuasi berlangsung lancar meski lokasi penemuan berada di kawasan terpencil dan berbatasan langsung dengan hutan lindung.

"Setelah evakuasi, jenazah langsung dibawa ke RSUD Blambangan, Banyuwangi, untuk proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI). Tim DVI akan mencocokkan data ante mortem dan post mortem guna memastikan identitas korban," terang Iptu Sadimun.

Sebelumnya, satu jenazah ditemukan di perairan di perairan Teluk Biru, Selat Bali, Rabu malam (09/7/2025). Diduga jenazah juga merupakan korban KMP Tunu Pratama Jaya yang kemudian dievakuasi menuju Pantai Satelit Muncar oleh tim SAR gabungan.

Jika benar jasad temuan tersebut adalah korban dari insiden Selat Bali. Hal itu menambah daftar evakuasi korban meninggal dunia ke-14.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, KMP Tunu Pratama Jaya dikabarkan tenggelam pada Rabu 2 Juli 2025 sekitar pukul 23.20 WIB di perairan Selat Bali. Sesuai data manifest yang telah dirilis, total kapal tersebut mengangkut 65 orang yang terdiri 53 penumpang dan 12 kru kapal. Sementara jumlah kendaraan yang diangkut sebanyak 22 unit. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Syamsul Arifin
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banyuwangi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.