Haul Masyayikh Nusantara di Alun-alun Kabupaten Situbondo. (Foto : Dokumentasi TIMES Indonesia)

Doa Muktamar NU Menggema di Haul Masyayikh Situbondo: yang Korupsi Semoga Bertobat

TIMES Banyuwangi,Senin 20 Juli 2026, 14:26 WIB
811
S
Syamsul Arifin

BANYUWANGIDoa untuk kelancaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menggema kuat dalam acara Haul Masyayikh Nusantara. Kegiatan relijius ini digelar khidmat di Alun-alun Kabupaten Situbondo, Minggu (19/7/2026).

Dalam momentum tersebut, Pengasuh Pondok Pesantren Kotagede Hidayatul Mubtadien Yogyakarta, KH Munir Syafaat, juga menyelipkan doa khusus untuk bangsa. Dia memohon agar para pemimpin Indonesia dijauhkan dari praktik korupsi.

Di hadapan puluhan ribu jemaah Shalawat Nariyah yang memadati lokasi, KH Munir memohon agar Muktamar NU ke-35 pada Agustus mendatang berjalan lancar. Diharapkan forum tertinggi NU tersebut melahirkan pemimpin yang amanah serta membawa kemaslahatan bagi umat.

"Ya Allah, mudah-mudahan Engkau memberikan pimpinan kepada kami para Nahdliyin dan Nahdliyat yang senantiasa memandang umat dengan penuh kasih sayang," ujar KH Munir, Senin (20/7/2026).

Tak hanya berfokus pada agenda NU, KH Munir memberikan perhatian mendalam terhadap persoalan korupsi yang melanda negeri. Dia mendoakan para pemimpin yang terjerumus agar segera mendapatkan hidayah.

Bagi mereka yang masih memendam niat buruk untuk korupsi, dia berharap agar niat tersebut digagalkan oleh Allah SWT.

"Yang sudah berkorupsi mudah-mudahan bertobat, ya Allah. Yang akan korupsi, mudah-mudahan tidak melanjutkan niatan buruk, ya Allah," ucapnya dengan nada bergetar penuh harap.

Sementara itu, Ketua Panitia Haul Masyayikh yang juga Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, memberikan penegasan penting. Dia memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan besar ini merupakan murni inisiatif dan hasil gotong royong jemaah Sholawat Nariyah.

"Saya dalam posisi bukan sebagai bupati, tetapi sebagai ketua panitia. Ini murni hasil urunan para jemaah Sholawat Nariyah. Bukan dari APBD, bukan dari Pemkab," tegas pria yang akrab disapa Mas Rio tersebut.

Mas Rio menjelaskan bahwa Haul Masyayikh digelar sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada ulama dan masyayikh Nusantara yang telah wafat. Sekaligus menjadi ruang bersama untuk mengetuk pintu langit demi keberkahan Indonesia.

"Haul Masyayikh ini adalah kegiatan untuk mendoakan para masyayikh se-Nusantara yang telah mendahului kita. Harapannya, dari doa-doa ini lahir keberkahan untuk Indonesia yang lebih baik," jelasnya.

Menurut Mas Rio, panitia mengundang sekitar 200 kiai dan 200 nyai, sehingga total ada 400 tokoh agama yang hadir. Luar biasanya, jemaah Sholawat Nariyah yang datang tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga dari mancanegara.

"Yang membuat saya terkesima adalah masyarakat secara sukarela dan serempak menyiapkan nasi gulung (nasi bungkus daun pisang) untuk menjamu tamu dari luar daerah. Jemaah datang dari berbagai wilayah di Indonesia, bahkan ada yang dari Malaysia. Ini menunjukkan semangat gotong royong dan persaudaraan yang luar biasa," ungkapnya bangga.

Saat disinggung mengenai keberlanjutan acara, Mas Rio menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada forum jemaah Sholawat Nariyah bersama para ulama sepuh.

"Kalau soal pelaksanaan berikutnya saya kembalikan kepada jemaah dan Kiai Kholil As'ad. Yang saya dengar, kemungkinan bukan agenda tahunan, bisa lima atau sepuluh tahun sekali," tandas Mas Rio. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Syamsul Arifin
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banyuwangi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.