Menuju Budapest, Arsenal dan Arteta Siap Ukir Sejarah
Arsenal lolos ke final Liga Champions usai kalahkan Atletico Madrid. Mikel Arteta ungkap kebanggaan, emosi, dan fokus tim jelang laga penentuan.
JAKARTA – Keberhasilan Arsenal menembus final Liga Champions 2026 menjadi penanda kebangkitan klub London tersebut di pentas Eropa. Kemenangan tipis 1-0 atas Atletico Madrid di semifinal, Rabu (6/5/2026) tak hanya memastikan tiket ke partai puncak, tetapi juga menghadirkan momentum emosional bagi pelatih Mikel Arteta dan seluruh elemen tim.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Arteta tak menyembunyikan rasa bangganya. Ia menyebut kemenangan ini sebagai malam bersejarah bagi klub, terlebih setelah penantian panjang selama dua dekade untuk kembali ke final kompetisi elite Eropa tersebut.
“Ini malam yang luar biasa. Kami menciptakan sejarah bersama. Saya sangat bangga dengan semua orang di klub ini,” ujar Arteta. Ia juga menyoroti atmosfer stadion yang menurutnya “unik dan belum pernah dirasakan sebelumnya”, di mana dukungan suporter menjadi energi tambahan bagi tim di lapangan.
Perjalanan Sulit Menuju Final
Arteta mengakui perjalanan Arsenal di Liga Champions musim ini tidaklah mudah. Setiap lawan menghadirkan tantangan berbeda, termasuk Atletico Madrid yang dikenal dengan organisasi permainan yang solid dan respons cepat terhadap strategi lawan.
Menurutnya, pertandingan ditentukan oleh detail kecil. “Margin di level ini sangat tipis. Malam ini berpihak kepada kami,” katanya.
Keputusan mempertahankan susunan pemain yang sama seperti laga sebelumnya juga menjadi sorotan. Arteta mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan intuisi, meski harus mengorbankan beberapa pemain penting di bangku cadangan.
“Saya mempertimbangkan banyak opsi, tapi pada akhirnya mengikuti feeling. Para pemain pengganti juga memberi dampak besar saat masuk,” ujarnya.
Emosi Personal dan Makna Kemenangan
Di balik keberhasilan tersebut, Arteta juga berbagi sisi personalnya. Ia mengaku langsung teringat keluarga saat peluit akhir dibunyikan, sebelum kemudian memikirkan seluruh pihak yang terlibat di klub.
“Momen seperti ini membuat semua kerja keras terasa berarti. Ketika melihat kebahagiaan di wajah suporter, di situlah kami menemukan alasan mengapa melakukan semua ini,” ungkapnya.
Sejak mengambil alih kursi pelatih, Arteta menilai perjalanan Arsenal di kompetisi Eropa penuh tantangan. Namun, keselarasan visi, kerja keras, serta sedikit keberuntungan menjadi faktor penting yang membawa tim hingga titik ini.
Meski euforia tengah dirasakan, Arteta menegaskan bahwa tantangan sesungguhnya adalah menjaga konsistensi. Ia menyebut atmosfer dan mentalitas tim saat ini harus dipertahankan jika Arsenal ingin terus bersaing di level tertinggi.
“Kami sudah mencapai level ini, sekarang tugas kami adalah menjaganya,” tegasnya.
Di tengah euforia menuju final yang akan digelar di Budapest, Arteta tetap menekankan pentingnya fokus pada laga domestik. Arsenal dijadwalkan menghadapi West Ham dalam beberapa hari ke depan, yang disebutnya sebagai pertandingan sulit.
Ia juga melihat adanya perubahan signifikan dalam skuad, terutama dalam hal kepercayaan diri dan energi tim. Momentum positif ini, menurutnya, harus dimanfaatkan secara tepat.
“Ada perubahan dalam energi dan keyakinan tim. Tapi kami harus tetap memahami betapa sulitnya apa yang ingin kami capai,” kata Arteta.
Dengan satu langkah tersisa menuju trofi Liga Champions, Arsenal kini berada di persimpangan antara sejarah dan pembuktian. Momentum telah terbentuk, namun konsistensi akan menjadi penentu akhir. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

