Aksi Pembobolan Mobil di Glenmore Banyuwangi, Tas Berisi Barang Berharga Raib Digondol
Aksi pembobolan mobil kembali meresahkan warga Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
BANYUWANGI – Aksi pembobolan mobil kembali meresahkan warga Banyuwangi, Jawa Timur. Kali ini, kendaraan merek Toyota Avanza jadi sasaran maling saat terparkir di rumah makan di wilayah Glenmore. Akibatnya sejumlah barang berharga raib digondol pelaku.
Berdasarkan keterangan Kepolisian, peristiwa pembobolan itu terjadi, Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 20.45 WIB di area parkir Cbezt, Dusun Karangharjo, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore.
Korban adalah Budianto, seorang warga asal Dusun Tegalgondo, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru. Awalnya, suasana malam itu berjalan biasa saja saat dirinya dan keluarganya tiba di lokasi mengendarai Toyota Avanza silver untuk menikmati makan malam bersama.
Sesampainya di lokasi sekitar pukul 20.00 WIB, korban langsung memarkirkan mobilnya. Sesaat sebelum turun, dirinya meninggalkan sebuah tas kecil berwarna hitam di dalam kabin kendaraan.
"Di dalam tas tersebut terdapat satu unit handphone Oppo A57 warna hijau, dompet berisi identitas diri seperti KTP, SIM, kartu ATM, serta kunci sepeda motor," jelas Kapolsek Glenmore AKP Budi Hermawan, Selasa (23/6/2026).
Kejutan pahit didapat korban usai santap malam. Saat berjalan kembali ke area parkir, Budianto dan keluarga mendapati mobilnya tak lagi sama, dimana pintu penumpang sebelah kanan sudah sedikit terbuka, dan kunci pintu pengemudi pun telah rusak dibobol.
"Meski kendaraan masih bisa dioperasikan secara normal, korban kemudian melakukan pengecekan ke dalam mobil dan mendapati tas yang sebelumnya disimpan sudah tidak ada," terang AKP Budi.
Untuk mencari titik terang, Budianto meminta pihak rumah makan membuka rekaman CCTV. Benar saja, dari hasil pengecekan awal, terlihat sebuah Toyota Kijang Innova hitam sempat memarkirkan kendaraannya persis di samping mobil korban.
"Dalam rekaman CCTV terlihat seseorang mendekati mobil korban. Namun identitas pelaku belum dapat dikenali secara jelas karena pandangan kamera terhalang kendaraan lain yang berada di lokasi parkir," tutur AKP Budi.
"Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp1,5 juta dan melaporkannya kepada kami," imbuhnya.
Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku pencurian tersebut, termasuk menelusuri rekaman CCTV dan meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian.
Mengantisipasi aksi serupa, AKP Budi pun mewanti-wanti masyarakat agar lebih berhati-hati. Menurutnya, meninggalkan barang berharga seperti ponsel atau dompet di dalam mobil meski hanya sekejap bisa menjadi celah yang mengundang niat pelaku kejahatan.
"Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu membawa barang berharga saat meninggalkan kendaraan. Jangan meninggalkan tas, dompet, handphone maupun dokumen penting di dalam mobil karena dapat mengundang niat pelaku kejahatan," tegasnya.
Pihak kepolisian, lanjut AKP Budi, akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di lokasi-lokasi yang ramai dikunjungi masyarakat guna mencegah tindak kriminalitas serupa.
"Kami sedang melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap pelaku. Masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini diharapkan segera melapor kepada kepolisian agar kasus ini dapat segera terungkap," terangnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

