Manisan Cermai, Jajanan Jadul Khas Lebaran di Banyuwangi
Produk Manisan Cermai milik Yunawiah, Desa Pesucen, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. (Foto: Fazar Dimas/TIMES Indonesia).

Manisan Cermai, Jajanan Jadul Khas Lebaran di Banyuwangi

Lebaran di Banyuwangi, Jawa Timur, tak lengkap rasanya tanpa kehadiran manisan cermai. Jajanan jadul ini menjadi primadona di meja tamu, menemani hangatnya silaturahmi bersama keluarga.

TIMES Banyuwangi,Sabtu 22 Maret 2025, 15:49 WIB
45.6K
F
Fazar Dimas Priyatna

BANYUWANGILebaran di Banyuwangi, Jawa Timur, tak lengkap rasanya tanpa kehadiran manisan cermai. Jajanan jadul ini menjadi primadona di meja tamu, menemani hangatnya silaturahmi bersama keluarga.

Salah satu sentra produksi manisan cermai yang terkenal di Banyuwangi berada di Desa Pesucen, Kecamatan Kalipuro.

Aroma manis dan asam cermai bercampur dengan gula, menciptakan aroma khas yang menggugah selera. Di Desa Pesucen, banyak dari  warga menggantungkan hidupnya pada produksi manisan cermai, terutama menjelang Lebaran. Salah satu produsen manisan yang cukup dikenal adalah Yunawiah (46).

"Setiap menjelang Lebaran, permintaan manisan cermai meningkat pesat," ujar Yunawiah, yang telah menekuni usaha ini sejak puluhan tahun lalu.

article
Yunawiah memproduksi manisan pala.  (Foto: Fazar Dimas/TIMES Indonesia).

Proses pembuatan manisan cermai terbilang sederhana, namun membutuhkan ketelatenan. Buah cermai yang telah matang dipilih, kemudian dicuci bersih dan dimasak dengan menggunakan gula pasir. Setelah itu, cermai dijemur hingga kering dan siap disajikan.

"Rahasia manisan cermai yang enak terletak pada kualitas buah dan takaran gula yang pas," ungkap Yunawiah.

Manisan cermai produksi Desa Pesucen memiliki cita rasa yang khas, perpaduan antara manis dan asam segar. Teksturnya pun legit, membuat siapa saja yang mencicipinya ketagihan. Tak heran, manisan cermai menjadi salah satu oleh-oleh favorit wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi.

Selain manisan cermai, Desa Pesucen juga terkenal dengan produksi manisan buah lainnya, seperti manisan pala, tomat, asam jawa dan pepaya.Untuk harganya dibanderol mulai Rp32.000, keberadaan sentra produksi manisan ini selain dapat meningkatkan perekonomian UMKM lokal, dan juga menjadi salah satu daya tarik wisata kuliner di Banyuwangi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Fazar Dimas Priyatna
|
Editor:Faizal R Arief

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banyuwangi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.