Memasuki Musim Kemarau, Ini Strategi Budidaya Ikan ala Dinas Perikanan Banyuwangi
Kolam Bioflok, salah satu rekomendasi untuk budidaya ikan saat musim kemarau. (FOTO: Ikromil Aufa/TIMES Indonesia)

Memasuki Musim Kemarau, Ini Strategi Budidaya Ikan ala Dinas Perikanan Banyuwangi

Memasuki bulan April, Kabupaten Banyuwangi mulai menghadapi musim kemarau. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pembudidaya ikan.

TIMES Banyuwangi,Senin 20 April 2026, 16:18 WIB
559
M
Muhamad Ikromil Aufa

BANYUWANGIMemasuki bulan April, Kabupaten Banyuwangi mulai menghadapi musim kemarau. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pembudidaya ikan, terutama terkait ketersediaan air untuk kolam yang semakin terbatas, khususnya di wilayah hilir.

Kepala Dinas Perikanan (Disperikan) Banyuwangi, Suryono Bintang Samudra, mengatakan bahwa fenomena berkurangnya debit air saat kemarau memang kerap terjadi setiap tahun. Meski begitu, dia menegaskan kondisi tersebut tidak harus menjadi penghambat bagi pembudidaya ikan.

“Dengan teknik yang tepat, pembudidaya tetap bisa menjaga produktivitas sekaligus kualitas ikan,” kata Suryono, Senin (20/4/2026).

Untuk menghadapi tantangan musim kemarau, Disperikan Banyuwangi membagikan sejumlah strategi yang bisa diterapkan para pembudidaya agar usaha tetap berjalan optimal.

Salah satu langkah penting adalah menyusun jadwal budidaya dengan lebih cermat. Pembudidaya disarankan mengatur waktu tebar dan panen agar ikan sudah mencapai ukuran konsumsi sebelum puncak kemarau tiba. Dengan begitu, risiko kerugian akibat kekurangan air dapat ditekan.

Selain itu, penggunaan sistem bioflok juga menjadi solusi yang cukup efektif. Teknologi ini memanfaatkan mikroorganisme untuk mengolah limbah organik di dalam kolam, sehingga kualitas air tetap terjaga tanpa harus sering melakukan penggantian air. Cara ini dinilai mampu menghemat penggunaan air sekaligus menjaga produktivitas.

Strategi lain yang kini mulai dianjurkan adalah penggunaan peneduh kolam, seperti atap paranet. Pemasangan paranet di atas kolam berfungsi untuk mengurangi paparan sinar matahari langsung, sehingga suhu air tetap stabil dan tidak cepat menguap. Dengan suhu yang lebih terjaga, ikan tidak mudah stres dan kualitas air pun lebih terkontrol selama musim kemarau.

Di sisi lain, pembudidaya juga dianjurkan untuk mengurangi kepadatan ikan dalam kolam. Langkah ini bertujuan menjaga keseimbangan oksigen dan kualitas air, sehingga ikan tidak mudah stres meski volume air berkurang. Dengan ruang gerak yang lebih luas, pertumbuhan ikan pun dapat tetap optimal.

Hal penting lainnya, pemilihan jenis ikan juga menjadi faktor penentu keberhasilan budidaya di musim kemarau. Pembudidaya disarankan memilih jenis ikan yang relatif tahan terhadap kondisi air terbatas dan tidak membutuhkan banyak pergantian air, seperti lele, nila, dan gurame. Jenis-jenis ikan ini dikenal lebih adaptif terhadap perubahan lingkungan, sehingga risiko kematian dapat ditekan.

Tak kalah penting, koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pengairan juga perlu ditingkatkan. Melalui komunikasi yang baik, distribusi air bisa diatur lebih efisien, termasuk penentuan prioritas wilayah dan jadwal penggunaan air selama musim kemarau.

Suryono menyebut, pada puncak musim kemarau biasanya produksi ikan air tawar mengalami penurunan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, masyarakat dapat mulai mempertimbangkan konsumsi ikan laut sebagai alternatif sumber protein.

“Ketika stok ikan air tawar berkurang, ikan laut bisa menjadi pilihan agar kebutuhan gizi masyarakat tetap terpenuhi,” jelasnya.

Dengan penerapan strategi yang tepat serta kemampuan beradaptasi, musim kemarau diharapkan tidak menjadi hambatan serius bagi para pembudidaya ikan.

Disperikan Banyuwangi pun mendorong para pelaku usaha untuk terus berinovasi demi menjaga keberlanjutan sektor perikanan sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Muhamad Ikromil Aufa
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banyuwangi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.