Pertunjukan seni mocoan pacol gowang di halaman Kantor Disbudpar Banyuwangi (FOTO: Hafid Nurhabibi/TIMES Indonesia).

Mocoan Pacol Gowang, Kesenian Banyuwangi yang Mulai Bangkit

Mocoan Pacol Gowang, sebuah kesenian di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur mulai jarang ditemui. Namun, pada Kamis (28/10/2021) malam

TIMES Banyuwangi,Jumat 29 Oktober 2021, 08:26 WIB
35.6K
H
Hafid Nurhabibi (MG-311)

BANYUWANGI – Mocoan Pacol Gowang, sebuah kesenian di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur mulai jarang ditemui. Namun, pada Kamis (28/10/2021) malam, di halaman Kantor Disbudpar Banyuwangi, pertunjukan ini tampak bangkit kembali, diramaikan oleh kalangan milenial masa kini.

Para pemain membaca dan bernyanyi menggunakan versi dari lagu-lagu mocopat seperti Kasmaran, Arum-arum, Derma, Pangkur, sinom dan lainnya, dengan menggunakan gaya Blambangan.

Dalam kegiatan Paculan atau mengejek adalah adegan terlucu dalam pertunjukan ini. Para paculan menggunakan pepatah, pantun atau lelucon. Untuk memulai paculan, para penonton biasanya mengatakan, 'Paculan wis' yang artinya mari kita paculan, agar pemain mulai mengejek satu sama lain.

article

Agenda tersebut dipelopori oleh Kemendikbud Ristek bersama Dewan Kesenian Blambangan dan difasilitasi oleh Disbudpar Banyuwangi. Kegiatan ini melibatkan kelompok macaan tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Banyuwangi yang sebelumnya telah digembleng melalui pelatihan.

Para pelajar itu nampaknya cukup piawai dalam menampilkan pertunjukan yang sempat mencuat pada eranya itu. Hal ini membuktikan bahwa seni mocoan pacul gowang masih hidup dan sangat layak untuk bangkit lagi.

"Revitalisasi sastra lisan Banyuwangi yang ada di kesenian mocoan Pacol Gowang itu penting untuk menjaga dan nguri-nguri budaya Banyuwangi dari himpitan budaya luar," kata Ketua DKB, Hasan Basri.

Setelah acara ini, Hasan Basri berharap peran milenial semakin tampak dalam melestarikan seni dan budaya di Bumi Blambangan, dia menilai seni merupakan salah satu warisan luhur yang penting dijaga dengan baik.

"Semoga dari acara ini akan banyak milenial yang tertarik untuk melestarikan dan mewariskan dari generasi ke generasi," tutur Hasan Basri, Ketua DKB Banyuwangi setelah melihat penampilan seni mocoan pacol gowang. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Hafid Nurhabibi (MG-311)
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banyuwangi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.