Stand produk UMKM di salah satu kegiatan festival Pemkab Banyuwangi. (Foto: Dok. TIMES Indonesia).

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi semakin menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui berbagai program dan kemudahan perizinan. Sampai akhir 2024, tercatat sebanyak 60.409 Nomor Induk Berusaha (NI

TIMES Banyuwangi,Senin 26 Mei 2025, 19:58 WIB
40.3K
S
Syamsul Arifin

BANYUWANGIPemerintah Kabupaten Banyuwangi semakin menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui berbagai program dan kemudahan perizinan. Sampai akhir 2024, tercatat sebanyak 60.409 Nomor Induk Berusaha (NIB) telah diterbitkan, mayoritas dimiliki oleh pelaku UMKM di wilayah ujung timur Pulau Jawa ini.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskopumdag) Banyuwangi,  RR. Nanin Oktaviantie,menjelaskan angka tersebut merupakan bukti geliat ekonomi kerakyatan yang semakin kuat di Banyuwangi.

“Sebagian besar dari 60.409 NIB itu adalah milik pelaku UMKM,” ujar Nanin, Senin (26/5/2025).

Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi jemput bola yang dilakukan oleh tim Diskopumdag Banyuwangi. Mereka secara aktif mendatangi sentra-sentra UMKM hingga ke desa-desa untuk memfasilitasi pengurusan NIB secara gratis.

“Kami tidak segan blusukan langsung ke lapangan agar akses perizinan semakin mudah dan tidak berbelit,” tambah Nanin.

Pendekatan proaktif ini efektif memangkas birokrasi dan membantu pelaku usaha yang mungkin kesulitan mengurus perizinan secara mandiri. Tak hanya NIB, Diskopumdag juga mengimbau pelaku UMKM sektor pangan untuk mengurus izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) secara gratis.

article
 Kepala Diskopumdag Banyuwangi, Hj. RR. Nanin Oktaviantie,S.Sos, M.Si. (Foto: Fazar Dimas/TIMES Indonesia).

Selain itu, sosialisasi dan pelatihan berkelanjutan terus digalakkan untuk meningkatkan pemahaman UMKM tentang pentingnya legalitas usaha dan cara mengurus izin lewat sistem Online Single Submission (OSS).

“Kami terus mendorong dan mendampingi pelaku UMKM agar memiliki izin usaha yang jelas,” kata Nanin.

Dengan legalitas usaha yang lengkap, para pelaku UMKM bisa lebih mudah mengakses program pemberdayaan, permodalan, hingga pasar yang lebih luas. Diskopumdag berharap UMKM Banyuwangi tidak hanya bertahan, tapi terus berkembang dan naik kelas dengan semangat kemandirian serta inovasi.

“Kami ingin UMKM Banyuwangi makin kuat dan berdaya saing,” tutup Kepala Diskopumdag Banyuwangi, Hj. RR. Nanin Oktaviantie.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Syamsul Arifin
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banyuwangi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.