Satgas Yonif 500/Sikatan Gelar “Rosita”, Borong Hasil Tani Warga Intan Jaya Papua
TIMES Banyuwangi/Satgas Yonif 500/Sikatan borong hasil tani warga Intan Jaya Papua. (FOTO: Dok Yonif 500 Sikatan for TIMES Indonesia)

Satgas Yonif 500/Sikatan Gelar “Rosita”, Borong Hasil Tani Warga Intan Jaya Papua

Di tengah langit kelabu Distrik Sugapa, Intan Jaya, ada secercah harapan yang lahir. Pada Jumat, 25 April 2025, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan melangkah mantap.

TIMES Banyuwangi,Sabtu 26 April 2025, 22:55 WIB
464.8K
S
Syarifah Latowa

INTAN JAYADi tengah langit kelabu Distrik Sugapa, Intan Jaya, ada secercah harapan yang lahir.

Pada Jumat, 25 April 2025, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan melangkah mantap.

Sepuluh prajurit, dipimpin Lettu Inf Dian, mendatangi halaman Pos Koper. Mereka datang membawa semangat persaudaraan.
Hari itu, kegiatan "Rosita" Borong Hasil Petani digelar.

article

Sayuran hijau segar, buah-buahan lokal berwarna cerah, berjejer rapi. Semua hasil bumi warga diborong habis oleh prajurit-prajurit berhati besar.

Mereka hadie tidak sekadar membeli. Mereka hadir untuk menguatkan.

Mereka datang untuk menyentuh hati.

Mereka membangun jembatan kepercayaan, satu senyum demi satu.

Dansatgas Yonif 500/Sikatan, Letkol Inf Danang Rahmayanto, menegaskan arti kehadiran ini.

article

"Rosita adalah wujud nyata TNI di tengah rakyat. Kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menguatkan kemanusiaan. Rakyat Papua tidak berjalan sendiri," katanya penuh keyakinan.

Di sudut halaman, mama-mama Papua berdiri. Mereka menyaksikan prajurit membeli dagangan mereka.
Mereka tersenyum saat tangan-tangan kokoh TNI menyapa dengan ramah.

Letda Cku Gavin Ilham Ramadhan,  Perwira Penerangan Satgas, menuturkan harapan sederhana "Kami ingin membangun rasa saling percaya. Kehangatan senyum mama-mama Papua adalah energi kami untuk terus mengabdi," ungkapnya dengan mata berbinar.

Tak ada sekat. Tak ada jarak. Yang ada hanya semangat tulus untuk membangun. Membuka jalan menuju Papua yang damai dan sejahtera.

Mama Lena, salah satu pedagang sayur, berbagi rasa haru. "Sa rasa senang sekali, hasil kebun kami diborong TNI. Kami merasa dihargai, kami merasa ditemani. Terima kasih banyak su bantu kami, Tuhan memberkati," ujarnya dengan suara bergetar.

Kalimat itu sederhana. Namun mengandung makna yang dalam. Bahwa kehadiran TNI bukan sekadar menjaga tapal batas.
Lebih dari itu, TNI hadir menjaga harapan.

Di balik langkah-langkah kecil, tersimpan mimpi besar. Mimpi tentang Papua yang damai, Papua yang berdaya. Mimpi yang dibangun lewat aksi nyata, bukan sekadar kata-kata.

Kegiatan Rosita ini mungkin sederhana. Namun, bagi warga Intan Jaya, ini adalah pelukan hangat di tengah dinginnya perjuangan hidup.

Dengan semangat Rosita, Satgas Yonif 500/Sikatan membuktikan satu hal, bahwa pengabdian sejati lahir dari ketulusan hati.

Di tanah Papua, di balik rimbun hutan dan megahnya pegunungan, persaudaraan ini tumbuh. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Syarifah Latowa
|
Editor:Faizal R Arief

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banyuwangi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.